logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 05 Januari 2006 OLAHRAGA
Line

Wenger-Fergie Pasrah

LONDON- Tidak ada lagi klub yang bisa menandingi Chelsea. Meski kompetisi Liga Premier baru jalan separo musim, kedua pesaing utama the Blues, Arsenal dan Manchester United, sudah sama-sama melempar handuk, menyerah.

Mereka bahkan yakin bahwa gelar juara sudah dalam perjalanan menuju Stamford Bridge.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, dan bos Manchester United, Sir Alex "Fergie" Ferguson mengakui, Chelsea terbang lebih tinggi daripada mereka setelah kedua klub itu bermain imbang tanpa gol di Highbury, Rabu (4/1) kemarin.

Chelsea kini unggul 13 angka dari United, dan 24 angka dari Arsenal, ketika tim-tim telah memasuki pekan ke-21 dari 38 pekan yang harus dituntaskan.

"Saya rasa, tidak ada lagi klub di liga yang bisa menandingi mereka," kata Fergie tentang Chelsea setelah timnya hanya mampu berbagi satu angka lawan tuan rumah Arsenal.

"Kualitas permainan Chelsea tidak meningkat, tetapi mereka bisa mempertahankan konsistensi. Mereka tidak peduli apabila hanya menang 1-0, mereka selalu bahagia hanya menang 1-0."

Pasukan Ferguson sebenarnya bisa merebut kemenangan pada menit terakhir, ketika sundulan Wes Brown tepat mengarah ke gawang. Namun Kolo Toure berada di tempat yang tepat untuk menghalau bola tersebut.

"Kami bermain cepat pada babak pertama, tapi temponya sedikit menurun saat masuk babak kedua. Pada akhirnya, kami bahkan nyaris tidak memiliki peluang untuk membuat hasil menjadi berbeda," kata Arsene Wenger. "Kami bermain cukup bagus pada babak pertama, tetapi kehilangan kecepatan dan akurasi umpan pada babak kedua."

Milik Chelsea

Hasil imbang itu membuat Wenger makin yakin, gelar juara sudah dalam genggaman Chelsea. Dia juga menilai, tim polesan Jose Mourinho sebagai tim yang dewasa, memiliki kekuatan, dan kepercayaan diri yang kuat. Pujian yang hampir tidak pernah diberikan Wenger kepada tim-tim lain.

"Kami sendiri mulai kembali ke tingkat yang lebih baik. Klub membutuhkan keyakinan. Sangat penting bagi pemain muda untuk tidak kalah dalam pertandingan besar, agar mereka yakin bisa menang. Bagi tim, hasil (imbang) ini cukup positif," jelasnya.

Pelatih asal Prancis ini juga mengakui, timnya sedang dalam proses pembangunan kembali dan sekali lagi menyebutkan "proses berduka" menyusul hengkangnya kapten tim, Patrick Viera ke Juventus, akhir musim lalu.

Tetapi ia masih yakin Arsenal bisa finish kedua pada akhir musim ini, sehingga bisa otomatis lolos ke fase grup Liga Champions dan menghindar dari kemungkinan menempati peringkat terendah sejak kedatangannya di Highbury tahun 1996.

Keputusan Wenger memasang lima gelandang dalam pertandingan lawan United bak menggarisbawahi kekhawatirannya. Dia adalah pengguna sejati pola 4-4-2, sehingga langkahnya -mengubah formasi tim- seperti ingin mengatakan bahwa dirinya tengah mengalami krisis kepercayaan diri pada beberapa bulan terakhir.

"Saya merasa kami kalah di lapangan tengah pada beberapa pertandingan tandang. Ketika sebuah tim kehilangan kepercayaan diri, Anda harus menstabilkan pertahanan," kilahnya. "Lagipula, musim ini, kami kalah pada beberapa pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan. Kami memainkan banyak pemain bertipe menyerang pada pertandingan ini sehingga bila menggunakan 4-4-2 kami akan rentan terhadap serangan balik." (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA