| Kamis, 05 Januari 2006 | OLAHRAGA |
Persis Batal Lawan PersijapSOLO-Rencana Persis Solo melawat ke Jepara untuk beruji coba melawan Persijap dibatalkan, karena pihak Persis terlambat memberi konfirmasi kesanggupan. Tuan rumah tidak bisa menunggu lama. Sebagai penggantinya ditunjuk Persipur Purwodadi. "Kita terlambat sehari untuk memberi jawaban, sementara mereka khawatir kita tidak sanggup," kata pelatih Persis Hanafie. Ditemui seusai menerima gaji bulanan di Balai Persis kemarin, dia menuturkan, pada Senin lalu (2/1) pelatih Persijap Rudy William Keeltjes menghubungi mengajak uji coba. Karena perlu persetujuan dari plt ketua umum, Hanafie tidak berani memberi kepastian. Ketika Rabu pagi mendapat lampu hijau diperbolehkan uji coba ke Jepara, ternyata terlambat. "Karena kita tidak segera memberi jawaban, Keeltjes mengundang Persipur dan disanggupi," jelasnya. Menolak Sebenarnya, lanjut Hanafie, seusai uji coba lawan Persekabpas Pasuruan, pihaknya menutup program uji coba, baik tandang maupun kandang. Padahal saat itu ada dua undangan melawat ke Malang lawan Arema dan Persekabpas. Meskipun undangan tersebut dibiayai oleh tuan rumah, tetapi pihak manajemen menolak. Dia sedikit kecewa dengan batalnya uji coba lawan Persijap. Karena disamping mendapat lawan lebih berkelas (anggota Divisi Utama), juga bisa mencoba pemain baru khususnya stiker Rano Tri Sasongko asal Persebaya. Dengan batalnya lawan Laskar Kalinyamat, maka sangat sulit untuk uji tanding dengan tim Divisi Utama lainnya, karena mulai 14 Januari mereka sudah berkompetisi. Program latihan menjelang diputarnya Kompetisi Divisi I Maret mendatang adalah mematangkan pola permainan dan kerja sama tim. Untuk peningkatan stamina, akan berkonsultasi dengan dokter Muchsin Dowes agar diberi program cross country dengan kecepatan. "Tidak seperti beberapa waktu lalu, mendaki gunung lewat jalan setapak," katanya.(P44-22) |