| Kamis, 05 Januari 2006 | NASIONAL |
ANEKA WARTAHeli Mendarat Darurat di KedungwuniPEKALONGAN - Akibat cuaca buruk, helikopter Superpuma milik TNI AU kemarin sore mendarat darurat di tempat penjemuran padi di Desa Pakisputih, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Di tengah hujan deras yang tengah mengguyur, helikopter mendarat sekitar pukul 18.00 dari arah barat. Warga terkejut dan berhamburan ke luar rumah untuk melihat heli dari dekat. Sebagian warga ketakutan dan mengira helikopter itu jatuh. Helikopter yang berisikan enam penumpang termasuk pilot Mayor Penerbang Suliono akhirnya mendarat dengan mulus di pekarangan yang berpagar besi berduri tersebut. Pilot mengungkapkan, mereka terpaksa melakukan pendaratan darurat karena cuaca buruk. Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latif melalui Kapolsek Kedungwuni AKP Juharno menjelaskan, helikopter tersebut berangkat dari Jakarta pukul 16.00 dengan tujuan lapangan udara Juanda Surabaya. "Mereka akan ke Jember dalam rangka pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan berkunjung ke sana," ujar Juharno. Pilot bersama seluruh kru heli, ungkap Juharno, dalam kondisi sehat. Kondisi mesin juga tak ada masalah. "Mereka mendarat karena cuaca buruk, tidak ada kerusakan mesin. Pendaratan berjalan mulus," tuturnya. (G16-60v) Tabrakan Xenia Vs Truk Gandeng KENDAL - Tabrakan antara Daihatsu Xenia K-8667-HA dan truk gandeng H-9213-DR, Rabu (4/1) sekitar pukul 19.30 terjadi di jalur pantura Kota Kendal, tepatnya di depan Kantor DPC PDI-P Kendal. Selain menyebabkan dua korban luka, peristiwa tersebut menimbulkan kemacetan lalu lintas di jalur pantura selama lebih kurang satu jam. Dua korban luka adalah pengemudi Daihatsu Xenia Samto (40) warga Kampung Lahar RT 7 RW 2 Tlogowangu, Pati, dan penumpang yang duduk di samping pengemudi Adeng Sudarmanto (48) warga Plamongan Peni Raya No 126, Plamongan, Semarang. Hingga semalam, keduanya harus dirawat secara intensif di ICU RSUD Dr Soewondo Kendal. Truk dikemudikan Wahyono warga Plampitan, Semarang. Diduga, kecelakaan berawal ketika Daihatsu Xenia dari arah barat kurang menyadari jalan yang dilintasi hanya difungsikan satu. Saat kejadian turun hujan deras. Ketika mobil itu melaju ke kanan, dari arah berlawanan muncul truk gandeng berbelok dari lajur selatan ke lajur utara. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.(G15-60v) Gus Munif Mustasyar PKB Jateng SEMARANG - KH Munif Muhammad Zuhri (Gus Munif) yang selama ini dikenal netral dalam konflik intern PKB masuk dalam susunan pengurus DPW PKB Jateng periode 2005-2010 versi Muktamar II Semarang. Pengasuh Pondok Pesantren Giri Kusumo Mranggen Demak ini duduk dalam jajaran Mustasyar, bersama 13 pengurus lainnya. Rabu (4/1), keputusan DPP PKB No 642/DPP-02/IV/A.I/XI/2005 diumumkan di Hotel Grasia. Keputusan DPP itu ditandatangani Ketua Umum Dewan Syuro KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sekretaris Dewan Syuro (H Muhyidin Arubusman), Ketua Umum Dewan Tanfidz HA Muhaimin Iskandar MSi, dan Sekretaris Jenderal Dewan Tanfidz Ir HM Lukman Edy. Ketua Dewan Syuro KH Hayatun Abdullah Hadziq (Gus Hayatun) dan Ketua Dewan Tanfidz H Abdul Kadir Karding SPi mengumumkan langsung susunan pengurus di hadapan semua pengurus dan para kader serta wartawan. Beberapa kepala daerah/wakil kepala daerah dari PKB masuk dalam susunan pengurus harian itu. Seperti Bupati Wonosobo Kholik Arief menduduki Wakil Ketua Dewan Syuro. Juga Drs Mohammad Thoha, Wakil Bupati Sukoharjo sebagai Wakil Ketua Dewan Tanfidz.(G17, H12-60v) |