| Kamis, 05 Januari 2006 | NASIONAL |
KY Yakin Bagir Penuhi PanggilanJAKARTA- Meskipun belum eksplisit menyatakan kesediaannya untuk datang, Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan sejauh ini tidak mengisyaratkan penolakan ataupun mengajukan syarat untuk memenuhi panggilan Komisi Yudisial (KY). Karena itu, Ketua KY Muh Busyro Muqoddas optimistis Bagir akan memenuhi panggilan mereka pada 12 Januari mendatang. "Kami yakin beliau akan respek atas panggilan kedua kami. Insya Allah beliau datang 12 Januari nanti," kata Busyro saat menjawab wartawan usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kantor Presiden, Rabu (4/1) kemarin. Seperti diketahui, Bagir ditengarai ikut menerima uang suap dari pengusaha nasional Probosutedjo yang menjadi terpidana kasus korupsi proyek hutan tanaman industri (HTI). Beberapa kali dia sempat menolak panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan KY yang ingin memeriksa keterlibatannya dalam kasus tersebut, meski akhirnya Bagir bersedia diperiksa KPK di kantornya. Busyro membenarkan, soal pemeriksaan Bagir tersebut sempat disinggung dalam pertemuan dengan Presiden. Namun pembicaraan hanya secara umum. "Tapi kita sampaikan juga, dari 388 kasus yang masuk ke kami (KY) itu ada 41 hakim yang kami periksa. Dan tidak semua hakim yang kita periksa itu bermasalah. Jadi, ini kondisi yang sehat, yang menyenangkan," katanya. Hal itu, menurutnya, menjadi isyarat bahwa masih ada prospek yang bagus untuk perkembangan peradilan nasional ke depan. Terbukti banyak hakim yang diperiksa KY ternyata tidak ada masalah. Meskipun demikian, bagi yang terbukti bermasalah, KY memberikan rekomendasi untuk menjatuhkan sanksi. Busyro mengaku, hingga kini pihaknya belum menerima permintaan syarat tertentu dari Bagir untuk memenuhi panggilan. Misalnya permintaan untuk memeriksa di MA, kantor Bagir. "Karena itu, saya optimistis beliau akan datang," lanjutnya. (A20-48t) |