| Kamis, 05 Januari 2006 | NASIONAL |
Isak Tangis Warnai Pencarian Para KorbanBanjarnegara-Sebagian korban bencana tanah longsor baik yang luka maupun tewas, Rabu siang dibawa ke RSUD Banjarnegara. Hingga petang tercatat sudah 20 korban yang dibawa ke rumah sakit itu. Enam di antaranya telah meninggal dan 14 luka berat dan ringan. Isak tangis keluarga korban tak bisa terbendung. Para korban antara lain dirawat di bangsal Aster, Mawar, dan Kenanga. Para korban ditunggu oleh sanak saudaranya baik yang datang dari Desa Sijeruk maupun desa lainnya. Tak sedikit para keluarga korban yang baru tiba di rumah sakit berusaha mencari informasi mengenai keadaan saudaranya itu. Sejak dari pintu masuk mereka sudah berderai air mata sambil mencari ruang perawatan yang diisi para korban bencana tersebut. ''Saya baru mendapat kabar ada lindu dan tanah longsor di Gunungreja pada Rabu siang. Saya langsung ke Gunungreja, tapi rumah anak saya sudah tertimbun longsor hingga tak kelihatan lagi,'' tutur Siti (65) asal Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu. Dia pun langsung mencari tahu keberadaan anaknya bernama Makun (40). Dia yang rumahnya berjarak sekitar 5 km dari Gunungraja memperoleh kabar anaknya ditemukan, tetapi sudah meninggal dan dibawa ke RSUD Banjarnegara. Tanpa menunda waktu, dia yang diantar keluarganya kembali turun untuk menuju rumah sakit. Tapi nasib belum beruntung. Sesampai di rumah sakit, jenazah anaknya itu sudah dibawa kembali ke Desa Sijeruk. Dengan air mata yang terus berderai, wanita itu mendatangi posko rumah sakit. ''Tolong Pak, saya ingin melihat jenazahnya. Kalau bisa jangan dimakamkan dulu sebelum saya melihat untuk terakhir kalinya,'' pinta dia kepada petugas posko. Kapolsek Kota Banjarnegara AKB Arsadi Buang yang merasa iba atas ibu itu langsung kontak dengan posko di Desa Sijeruk. Diperoleh kabar jenazah dua orang yang dibawa dari rumah sakit masih disemayamkan di sebuah mushala. Siti dan dua saudaranya itu pun menumpang kendaraan yang hendak ke lokasi. Untuk menangani para korban tanah longsor itu, di rumah sakit juga didirikan posko bencana yang buka 24 jam. Posko yang dipimpin AKB Arsadi Buang, Kapolsek Kota Banjarnegara, mendata semua korban yang dilarikan ke rumah sakit. Korban yang dibawa ke rumah sakit pada rombongan pertama berjumlah 16 orang. Dengan dua orang sudah meninggal. Dua korban meninggal diketahui identitasnya bernama Makun (40), warga RT 4 RW 3 dan Kasminah Gumil (25) warga RT 4 RW 3. Sedangkan korban luka-luka yang dirawat adalah Mahudi (60), Widi P (8), Saryono (50), Asan Munadi (75), Slamet (30), Dulbari (50), Sanem (50), Dalail (35), Samhari (60), Juwarni (30), Fani R (4), Tohari (70), Saminem (40) dan Wasinah (40). Kemudian pada sekitar pukul 17.00 mobil jenazah rumah sakit kembali membawa empat korban tewas, masing-masing Marwi (65), Nipan (21), Badar (30) dan Ny Salimi (60). Hingga sekitar pukul 20.00, keempat korban tewas`itu masih di kamar jenazah rumah sakit. Di antara korban yang dirawat, Fani, bocah berumur empat tahun, kondisinya sangat serius. Menurut rencana bila kondisinya tak kunjung membaik, bocah itu akan dirujuk ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. ''Kondisi para korban yang dirawat terus dipantau. Posko di rumah sakit berkoordinasi dengan posko di lokasi kejadian dan posko kabupaten. Sejumlah mobil ambulans dari beberapa rumah sakit di Purwokerto juga diperbantukan,'' kata Buang. Selain korban yang dibawa ke rumah sakit, Kepala Desa Sijeruk Basirun mengatakan, selama evakuasi berlangsung hingga sore hari, juga ditemukan 10 korban tewas. Mereka Nani, Riah, Kisom, Soleh, Sutirah, Kiswari, Kiswati, Nanah, Arif, dan seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya. Dia menambahkan, jumlah korban yang dievakuasi berdasar laporan di posko kejadian hingga sekitar pukul 16.00 saat evakuasi untuk sementara dihentikan, karena hujan ada 14 orang meninggal. Namun hingga sekitar pukul 19.30, korban meninggal yang dibawa ke rumah sakit baru enam orang. Korban tewas lain yang langsung diketahui identitasnya bisa jadi sudah diambil keluarganya sehingga tak dibawa ke rumah sakit. (G23,G22,mos-14t) |