logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 05 Januari 2006 INTERNASIONAL
Line

Eropa Inginkan Jaminan Keamanan Suplai Gas Rusia

BRUSSELS - Uni Eropa (UE) menyambut baik kesepakatan antara Rusia dan Ukraina mengenai suplai gas, Rabu kemarin. Namun Eropa masih ingin membahas soal jaminan keamanan pasokan gas dari Ru-sia ke Eropa.

''Kami ingin membicarakan keamanan suplai gas ke Eropa dan situasi Rusia,'' kata Menteri Perekonomian Austria Martin Bartenstein, sebelum dia bertemu dengan pakar-pakar energi dari negara-negara anggota UE.

''Kami ingin tahu bagaimana pendapat negara-negara anggota UE mengenai sistem penyimpanan cadangan gas. Itu merupakan persoalan besar, meskipun sebagian pihak menganggap kurang penting,'' tambahnya.

Austria saat ini menjadi ketua bergilir blok Eropa tersebut. Namun, Rusia dan Ukraina tidak menghadiri pertemuan yang di-pimpin Austria itu.

Kemarin pagi, Rusia dan Ukraina mencapai kesepakatan mengenai suplai gas. Kesepakatan itu dinilai dapat menyelamatkan muka kedua belah pihak. Sebelumnya, Rusia menghentikan pasokan gas ke Ukraina selama dua hari.

Sengketa suplai gas itu me-nimbulkan kecemasan di Eropa. Pasalnya, Rusia memasok gas alam ke negara-negara Eropa melalui wilayah Ukraina. Moskwa memenuhi 25 persen kebutuhan gas Eropa barat.

Penurunan Pasokan

Awal pekan ini, Menteri Per-ekonomian Austria itu mengatakan UE berharap dapat membentuk mekanisme solidaritas ko-munitas Eropa untuk mengatasi gangguan gas.

Selama sengketa gas tersebut, Eropa mengalami penurunan suplai gas yang dialirkan dari Siberia melalui wilayah Ukraina. Penurunan suplai itu berlangsung selama dua hari. Kemudian, Rusia memulihkan aliran pasokan gas alamnya ke Eropa.

Kesepakatan itu mulai berlaku efektif 1 Januari 2006. Miller mengatakan, Ukraina sepakat untuk membayar harga 230 dolar AS per 1.000 meter kubik gas alam Rusia.

Itu berarti, Kiev menyetujui kenaikan harga gas yang ditawarkan Moskwa. Harga sebe-lumnya adalah 50 dolar AS. (rtr-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA