| Rabu, 04 Januari 2006 | SEMARANG |
Sejumlah Jalan di Kota Semarang RusakSEMARANG - Sejumlah jalan di Kota Semarang, dalam beberapa pekan terakhir, rusak. Beberapa di antaranya rusak akibat tergenang air atau dilalui kendaraan berat. Kerusakan jalan terlihat antara lain di Jl Ronggowarsito, tepatnya di depan bengkel Margomulyo. Akibat genangan selama beberapa hari, aspal jalan mulai mengelupas. Selain jalan, trotoar juga mengalami kerusakan. Lurah Rejomulyo Alfonso Tuames mengatakan, trotoar rusak karena sering dilalui sepeda motor. ''Jadi selain jalan, trotoar harus diperbaiki,'' ungkapnya. Dia mengatakan, kondisi jalan-jalan protokol lain seperti Jl Pengapon dan Jl Raden Patah, saat ini masih cukup baik. Hanya jika hujan lebat, ada sedikit genangan di depan kantor kelurahan dan depan SD Kanisius. Untuk Jl MT Haryono, di depan Bank BNI 46, pada saat hujan lebat seperti beberapa hari lalu terjadi genangan dengan tinggi 60 cm. ''Saya khawatir kalau jalan terus menerus tergenang, jalan-jalan akan cepat rusak,'' tuturnya. Kerusakan juga terjadi di Jl Klipang Raya, Kelurahan Sendangmulyo. Beberapa lubang jalan terlihat di beberapa tempat di kawasan perumahan itu, antara lain dekat Perumnas Klipang Golf dan bundaran Tulus Harapan. Kondisi serupa terjadi di Jl Medoho Raya. Sebagian besar jalur yang biasa dilalui pengendara dari daerah Tlogosari, kini rusak parah. Pengaspalan sebenarnya telah dilakukan beberapa tahun lalu. Meski demikian, saat ini bergelombang dan penuh bebatuan. ''Motor yang lewat harus pelan-pelan agar ban tidak rusak,'' jelas wahyu, seorang warga. Sementara itu, Jalan Sisingamangaraja yang sehari sebelumnya rusak parah akibat guyuran hujan, Selasa (3/1) terlihat sedang diperbaiki. DPU Kota Semarang menempatkan para pekerja untuk menambal jalan yang berlubang cukup dalam dan lebar. Para pekerja terlihat sedang menambal lubang dengan kricak dan pasir. DPU juga mendatangkan alat berat (wales) untuk memadatkan dan meratakan urukan pasir dan kricak. Menurut salah seorang pekerja, penambalan jalan sudah dilakukan sejak Senin (2/1) sedangkan pengaspalan akan dikerjakan hari ini (4/1). Berlubang Dari pengamatan Suara Merdeka, kondisi jalan terlihat cukup parah, khususnya lajur sebelah utara. Pada sepanjang lajur jalan itu, terlihat lubang-lubang yang menganga. Para pengguna jalan harus berhati-hati dan melambatkan kendaraan agar tidak terperosok. Kendati ada perbaikan, jalan itu tak ditutup sementara. Pengguna jalan yang terpaksa melaju dengan lambat. Salah seorang pengguna jalan Affandi Ridwan (35) mengatakan, dia berharap Pemkot bersungguh-sungguh melakukan perbaikan. Menurut dia, jalan di Sisingamangaraja selama ini sering rusak, baik musim hujan atau kemarau. "Penanganan harus maksimal. Jangan sampai setelah ditambal, baru selang sebulan sudah berlubang lagi," ujarnya. (Fzm, G6,H12-18m) |