| Rabu, 04 Januari 2006 | KEDU & DIY |
Jalan Karanggayam-Logandu AmblesKEBUMEN - Hujan terus menerus selama beberapa hari terkahir di wilayah Kabupaten Kebumen, menyebabkan tanah longsor, serta jalan sepanyang 20 meter ambles di Desa Logandu, Kecamatan karangayam. Saat ini, jalan darat menuju pegunungan di Kebumen utara itu nyaris putus. Bahkan, sebuah tiang listrik PLN telah miring dan harus mendapat penanganan segera. ''Jika jalan itu putus, ribuan warga bakal terisolasi,'' jelas Kades Logandu, Yadi, kemarin. Menurut Kades, bencana tanah longsor itu juga menimpa lima rumah warganya, dam kerugian diperkirakan sekitar Rp 20 juta. Warga mengharapkan bantuan dari pemeirntah, mengingat, masyarakat pedesaan tersebut umumnya tak mampu. Yadi menyatakan, tiang listrik itu cukup vital karena menghubungkan jaringan ke sekitar 1.000 pelanggan di Desa Logandu serta Desa Kebakalan yang berdekatan. Sementara itu Pemkab Kebumen bersama PMI cabang, kemarin mendampingi petugas dari Badan Koordinasi Lintas Wilayah (Bakorlin) Kedu dan Surakarta meninjau delapan rumah yang rusak dan ambruk di Desa Selogiri. Desa tersebut lokasinya paling jauh dari Kebumen, dan merupakan dataran tinggi berbabatasan dengan Banjarnegara. Menurut Wakil Sekretaris PMI Subadiyo, warga mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten maupun provinsi untuk memperbaiki rumah penduduk. Apalagi, dari delapan rumah yang tertimbun longsoran itu dua di antaranya mengalami rusak berat dan memerlukan perbaikan segera. Sebelumnya Camat Padureso, Chumdari, kemarin juga melaporkan kejadian bencana di Desa Paduresa RT 1 RW I Dukuh Krajan. Tiga rumah telah ambruk terkena longsoran bukit, yaitu milik Syukur 40), Sutikno (40), dan Marsum (45). Dua rumah milik Turiman (30) dan Mardi (40), juga terancam ambruk karena sudah miring terkena erosi dan longsor. Chumdari menyatakan, daerahnya berupa dataran tinggi dan tanahnya labil, berbatasan dengan Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo maupun Purworejo. Terlebih, di musim penghujan sering terjadi longsor. Terhadap kerusakan rumah itu, pihaknya mengharapkan bantuan dari Pemkab.(B3-39a) |