| Rabu, 04 Januari 2006 | KEDU & DIY |
Sibuk Bahas Anggaran, DPRD Enggan Temui LSMMAGELANG - Forum Bersama Peduli Magelang (Forbes PM) Selasa (3/1) gagal beraudensi dengan DPRD. Dengan alasan sibuk sedang membahas RABPD 2006, Ketua DPRD Tri Djoko Minto Nugroho lewat Sekwan Drs Rohadi menolak bertemu dengan LSM tersebut. Yang ironis, pada saat Sekwan didampingi Kepala Kantor Informasi dan Kehumasan Lukman Zakaria SH CN menerima delapan anggota Forbes PM yang dipimpin Bintoro Dwi Prasetyo SE, satu per satu anggota DPRD meninggalkan kantor seusai mengikuti rapat. Bahkan, yang lain duduk-duduk di ruang tunggu tamu. ''Seperti inikah yang namanya wakil rakyat lagi sibuk membahas RAPBD sehingga tidak bersedia menerima kami? Padahal, kita bersama melihat mereka satu per satu malahan pulang,'' ungkap Drs Eddy Sutrisno MSi, salah seorang pengurus Forbes PM kepada Sekwan. Drs Rohadi mengemukakan, keinginan Forbes PM untuk bertemu DPRD sudah disampaikan kepada pimpinan. ''Ternyata dari hasil rapat pleno diputuskan, DPRD untuk sementara belum bisa menerimanya karena masih sibuk membahas anggaran,'' tuturnya. KH Achmad Dahlan, aktivis Forbes PM lainnya, menyebutkan, keinginannya bertemu bukan untuk ''menyidang'' para wakil rakyat tetapi ingin bersama-sama mengevaluasi apa saja yang sudah DPRD perbuat selama 2005. Selain itu, untuk minta penjelasan program apa saja yang akan DPRD kerjakan pada tahun ini. ''Kalau ada kekurangan, mari kita bersama-sama menyelesaikannya. Kenapa pimpinan dan anggota DPRD harus takut menerima rakyatnya sendiri?'' Eddy Sutrisno menuturkan, sebelum datang ke DPRD seminggu lalu sudah mengirimkan surat minta bertemu dengan semua anggota legislatif. ''Sampai hari ini surat dari Forbes PM tidak dijawab. Sesuai dengan asas kepatutan, kalau surat tidak dibalas berarti DPRD siap menerima kami. Karena itu kami datang.'' Menurut pandangannya, jika pimpinan DPRD menghargai kehadiran Forbes PM seharusnya bersedia menemui walaupun hanya sebentar lalu bisa menjelaskan bahwa dia tidak bisa menerima sekarang karena sedang sibuk. ''Itu kami rasa sudah cukup dan kami mengerti. Jangan memakai utusan seperti ini,'' tandasnya. Seandainya wakil rakyat hanya bersedia menerima Forbes PM jika membawa ratusan orang seperti waktu-waktu lalu, Eddy menyatakan pihaknya siap melakukannya. ''Kami diminta mengirim surat permohonan lebih dulu untuk bertemu legislatif juga atas saran Ketua DPRD. Kenapa setelah permintaan dipenuhi malahan seperti ini?'' Selanjutnya Eddy menanyakan, kapan Forbes PM bisa datang lagi ke DPRD. Dan Sekwan pun menjawab, nanti pihaknya akan memberitahu melalui surat resmi. (P60-39j) |