logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Januari 2006 BANYUMAS
Line

200 Rumah di Sokanegara Diasapi

PURWOKERTO - Dalam waktu sepekan, sedikitnya tiga warga Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur terkena demam berdarah (DB). Hingga kemarin, mereka masih dirawat di beberapa rumah sakit di Purwokerto.

Mereka adalah Hasto Susilo (29), Akhiri Desiriandri (22), keduanya warga RT 4 RW 8 dan Srigading Yustiana (17) warga RT 2 RW 9. Hasto dirawat di RS Elisabet, Desiriandri di RS Kartini (RSU Banyumas Unit II), dan Srigading di RS Margono Soekarjo.

Kepala Kelurahan Sokanegara Kristanto kemarin menyebutkan, di antara ketiga penderita itu kondisi Hasto yang paling serius. ''Kasus DB di Sokanegara sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten,'' ujarnya.

Menurut keterangan dia, Hasto masuk ke rumah sakit sejak 29 Desember lalu sedangkan Desiriandri pada 27 Desember. Sementara itu, Srigading pada 1 Januari.

Atas laporan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banyumas telah melakukan penyelidikan epidemologi di sekitar terjadinya kasus DB dan menemukan adanya jentik-jentik nyamuk.

Hasil penyelidikan tersebut ditindaklanjuti dengan pengasapan di lingkungan tersebut.

Pengasapan

Kepala DKK dokter gigi Khalid Khan didampingi Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) dokter Supraptini, kemarin, menyebutkan, pengasapan dilakukan pada 200 rumah lebih yang ada di RT 1, 2, 3, dan 4 RW 8.

''Pengasapan dilakukan dua kali, yaitu Selasa (3/1) dan sepekan kemudian. Pengasapan itu hanya mematikan nyamuk dewasa. Yang terpenting adalah membunuh jentik-jentiknya. Karena itu, yang paling utama memberantas sarang nyamuk dengan gerakan menguras, menutup, dan mengubur,'' ungkapnya.

Dia menuturkan, selama 2005 di Banyumas terjadi 128 kasus DB. Paling banyak pada Desember dengan 33 kasus. Wilayah yang paling banyak ditemukan kasus DB adalah Kecamatan Purwokerto Utara, Barat, Timur, Selatan, Kembaran, Sokaraja, dan Kalibagor.

Dibandingkan dengan 2004, jumlah kasus DB pada 2005 menurun. Pada 2004 tercatat ada 175 kasus. ''Sampai saat ini, kasus DB tidak sampai masuk kategori kejadian luar biasa (KLB),'' imbuh dia. (G23-16j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA