| Rabu, 04 Januari 2006 | BANYUMAS |
Dianggap Tak Layak Terima, 533.330 Kupon DibatalkanPURWOKERTO - Dalam penyaluran SLT tahap I, ternyata banyak kupon salah sasaran. Kupon itu jatuh pada orang yang semestinya tidak berhak. ''Karena itu, pada pencairan tahap II, 53.330 kupon dibatalkan,'' kata Kasi Pendataan Sosial Biro Pusat Statistik Banyumas Heni Jumadi, kemarin. Kupon yang dibatalkan akan ditarik kembali sedangkan penerima yang sudah terlanjur mengambil uang pada tahap I, tidak diwajibkan untuk mengembalikan uang tersebut. Sebab uang itu sudah habis dipakai. Dia menambahkan, kupon dibatalkan karena penerima SLT termasuk orang yang mampu, seperti rumah sudah berlantai keramik dan punya sepeda motor. Hasil penelitian ulang BPS, diketahui 46.340 penerima SLT tidak memenuhi skor 9 dan yang punya sepeda motor 6.990 orang. Dia menjelaskan, berdasarkan data terakhir, yang berhak menerima SLT tahap II 164.146 orang. Waktu pencairan diharapkan bisa paling cepat 16 Januari dan paling akhir 23 Januari. ''Kita menunggu kabar resmi dari pusat,'' jelasnya. Dalam rencana pencairan tahap II, masih ada beberapa kendala di lapangan, seperti verifikasi belum tuntas dan data belum valid. Untuk desa yang verifikasinya belum selesai, mungkin pencairan akan mundur. Pencairan akan diprioritaskan pada desa yang sudah rampung didata ulang. Heni Jumadi menjelaskan, sampai kemarin, 3.677 kupon sudah dikirim ke desa-desa. Dia berharap, kupon segera dibagikan pada penerimanya. Kecamatan yang sudah menerima kupon adalah Lumbir, Jatilawang, Wangon, Rawalo, Sumpiuh, Somagede, Kedungbanteng, dan Purwokerto Selatan. (G22,in-16m) |