SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 03 Januari 2006

JAKARTA- Defisit APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2005 mencapai Rp 13,9 triliun atau 0,52 persen dari PDB (Pendapatan Domestik Bruto). Angka tersebut lebih rendah dari target dalam APBN-P 2005 sebesar 0,9 persen dari PDB.

JAKARTA- Para pengusaha diharapkan tidak terus menerus merengek minta insentif pajak. Pemerintah beralasan pajak yang dibayarkan merupakan sumber pendanaan pembangunan.

JAKARTA-Di tengah tipisnya transaksi perdagangan saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi perdana 2006 melejit 9,074 poin pada level 1.171,709.

SEMARANG- Saham sektor telekomunikasi, pertambangan, perkebunan, energi, infrastruktur dan pendukungnya, yaitu semen dan alat berat bisa menjadi pilihan investsi di tahun 2006. Demikian dikatakan Zamroni, Head of Equity Valbury Asia Securities Senin (2/1).

JAKARTA-Nilai ekspor Indonesia pada bulan November 2005 mencapai 6,83 miliar dolar AS, atau mengalami penurunan sebesar 12,05 persen dibandingkan dengan bulan Oktober 2005 yang mencapai 7,76 miliar dolar AS.

SEMARANG- DPD Real Estat Indonesia (REI) Jateng menyambut baik revisi Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat No 01/Permen/M/2005 tentang Pengadaan

SOLO-Hingga Senin (2/1), di wilayah Surakarta belum ada satupun kontraktor beras yang membuka kontrak untuk menjual berasnya kepada Bulog. Para kontraktor di daerah ini yang jumlahnya mencapai 250 telah diberi informasi sampai tanggal 5 Januari 2006, Bulog membuka kesempatan untuk membeli beras. Namun belum ada yang merespon.

YOGYAKARTA- Kondisi sektor industri, menurut Direktur Program Diploma Ekonomi UGM Yogyakarta Dr Fahmy Radhi MBA, masih memberikan gambaran yang suram. Setelah melalui periode krisis 2000-2005 hanya tumbuh rata-rata di bawah 5 persen/tahun, padahal lima tahun sebelum periode krisis 1992-1997 pertumbuhan sektor ini mencapai rata-rata 9 persen/tahun.

JAKARTA-Wapres Jusuf Kalla berjanji, harga BBM bersubsidi akan segera turun jika harga minyak dunia sudah di bawah level 50 dolar AS per barel.

SEMARANG-Bank Mandiri Cabang Utama Semarang Pahlawan terus memperluas jaringan pelayanan dengan membuka empat kantor cabang pembantu.

SUARA terompet pun telah membahana menandai tutup Bursa Efek Jakarta akhir tahun 2005. Seolah menggambarkan bahwa para pelaku pasar cukup senang mensyukuri apa yang telah terjadi dalam kurun waktu tahun 2005. Ketika diantara mereka ditanya bagaimana kinerjanya selama tahun 2005,.

JAKARTA-Sebanyak 3 bank nasional telah menyatakan siap melantai di Bursa Efek Jakarta (BEJ) tahun ini. Ketiga bank yang akan menawarkan sahamnya ke publik diperkirakan salah satunya adalah Bank Bukopin yang sebelumnya berencana IPO (Initial Public Offering) tahun lalu

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA