| Selasa, 03 Januari 2006 | SEMARANG |
759 Calon Haji DiberangkatkanDEMAK- Sebanyak 759 jamaah calon haji asal Demak yang terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 80, 81, dan 83, Minggu kemarin dilepas oleh YMT Sekda Drs Haryanto MM di depan Masjid Agung Demak. Sedangkan dua kloter lainnya, yakni kloter 84 dan 87 dengan jumlah 281 orang, berangkat Senin dan Selasa, bergabung dengan rombongan dari Rembang dan Tegal. Ketika memberi sambutan pelepasan, Kepala Kantor Depag Demak Drs H Bambang Sugito secara berkelakar mengatakan, pemberangkatan haji bagi umat Islam Kabupaten Demak dapat dikategorikan haji terpendek. Pasalnya, mereka berangkat pada awal tahun 2006 dan pulang pada tahun yang sama. Sementara, jamaah haji dari daerah lain berangkatnya tahun 2005, pulangnya tahun 2006. ''Nah, apa tidak hebat berangkat haji tidak perlu dua tahun,'' ujar dia yang langsung disambut gelak tawa jamaah calon haji. Menurut penuturannya, ibadah haji adalah ibadah yang dinanti-nanti oleh semua umat Islam. Sebab, itu merupakan kebahagiaan bagi mereka yang mendapat kesempatan langka tersebut. ''Saran saya, jalani semua tahapan ibadah haji dengan seksama. Penuhi nuansa hati dengan keimanan kepada Allah. Mudah-mudahan menjadi haji mabrur.'' Dalam kesempatan itu, Bambang Sugito meminta calon haji untuk mendoakan kesembuhan Sutikah binti Rustam, salah seorang jamaah dari Desa Tlogorejo, Karangawen, yang gagal berangkat karena kecelakaan. Semestinya, korban bersama suaminya, Khudlori, akan berangkat haji dan termasuk dalam kloter 84, yang dijadwalkan berangkat Senin (2/1). Namun, akibat kecelakaan lalu lintas, korban mengalami pendarahan di otak sehingga tidak memungkinkan untuk meneruskan niatnya. Sedangkan suaminya, tetap melanjutkan untuk beribadah haji. ''Dia masih dirawat di RSU Pantiwilasa. Dokter yang memeriksa mengatakan, secara fisik, korban tidak bisa melanjutkan haji, karena pendarahan di otak.'' Sementara itu, YMT Sekda Haryanto menyampaikan selamat jalan dan menyarankan agar para jamaah mendahulukan niat untuk beribadah. ''Utamakan pelaksanaan ibadah. Niatkan dengan sungguh-sungguh agar menjadi haji yang mabrur, yang diridai Allah.'' (H1-37) |