logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Januari 2006 SEMARANG
Line

Ilmu Sosial Dinilai Kurang Memberikan Kontribusi Nyata

SEMARANG - Sebanyak 200 pakar pendidikan ilmu sosial se-Asia akan berkumpul di Semarang dalam Seminar Internasional, yang diselenggarakan oleh Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Indonesia (Hispisi). Para pakar tersebut prihatin, karena selama ini ilmu sosial dinilai kurang memberikan konstribusi nyata kepada pembangunan bangsa.

Hal itu dikatakan Ketua Pelaksana Seminar Internasional, Dr H Sudijono Satroatmodjo MSi, didampingi Humas Hispisi, Drs Bambang Prishardo MSi, di kampus Unnes, Sekaran, Gunungpati, kemarin.

Selama ini, lanjut dia, ada kesan terbangun bahwa ilmu sosial tidak seperti ilmu pasti alam, yang oleh sebagian masyarakat dianggap lebih bermakna, dan hasilnya dapat dirasakan langsung. Bahkan, ada kecenderungan mendalami ilmu pasti alam merupakan prestise.

Untuk merubah kesan itu, Hispisi selama dua hari, 7-8 Januari mendatang, akan membahas masalah tersebut di Hotel Horison Semarang. Sejumlah pakar ilmu pendidikan sosial akan menyampaikan makalahnya, antara lain, Prof Dr Tsuchiya Takeshi (University Nagoya Jepang), Prof Dr Madya Hariri bin Kamis (Univesitas Pendidikan Sultan Idris, Malaysia), dan Lee Myunge Hee ( Korea Selatan).

Sementara itu, pembicara dari Indonesia, yakni, Prof Dr Suyanto MEd (Dikdasmen), Prof Dr Ace Suryadi MSc (Dirjen PLS), dan Prof Drs Numan Sumantri MSc (UPI Bandung).

Kelas Dua

Kesan ilmu sosial sebagai ilmu ''kelas dua'', kini dinilai masih sangat kuat di benak masyarakat. ''Padahal, dalam proses pembangunan suatu bangsa, peran ilmu sosial sama pentingnya dengan ilmu yang lain," tambahnya. Menurutnya, ilmu sosial seharusnya seiring dan sejalan dalam membangun bangsa dan negara.

Keseimbangan itu, imbuh doktor Ilmu Hukum alumnus Undip yang banyak menulis karya ilmiah itu, akan memunculkan manusia yang cerdas, beriman, dan bertaqwa. Selain itu, berbudi pekerti luhur, berpengetahuan luas, memiliki keterampilan tinggi, dan mampu bersaing, serta berkepribadian.

Bagi masyarakat juga diberikan kesempatan mengikuti seminar tersebut. Mereka yang berminat, kata sekretaris panitia, Drs Agus Wahyudin MSc, dapat menghubungi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unnes Sekaran, Gedung C-7 Lt dua, telepon/faksimili (024) 8508006 atau 081327314431, dan 081326283654. Pendaftaran peserta ditutup 5 Januari 2006. (C17-56h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA