logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Januari 2006 SEMARANG
Line

Hari Ini Ulangan Umum, Sekolah Kebanjiran

SEMARANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan sedikitnya lima sekolah dasar (SD) di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, terendam air.

Sejumlah sekolah tersebut adalah SDN Tambakrejo 01-03, SDN Tambakrejo 02, SDN Tambakrejo 05, SD Islam Al-Fatah, dan SD Pangudi Luhur.

Luapan air dari sungai mengakibatkan halaman sekolah tergenang hingga hampir setinggi lutut orang dewasa. Kegiatan belajar mengajar (KBM) di dua sekolah, yakni SDN Tambakrejo 01-03 dan SDN Tambakrejo 05 menjadi terganggu. Para siswa yang masuk sekolah hanya bermain-main di halaman yang dipenuhi air.

Karena khawatir terhadap kesehatan siswanya yang bermain air, Kepala SDN Tambakrejo 01-03, Ahmad Yunus akhirnya memutuskan memulangkan mereka lebih awal. Menurut Yunus, hal itu terpaksa dilakukan karena mereka tidak mau masuk kelas dan lebih memilih bermain di halaman. "Selain itu mereka kan harus menghadapi ulangan umum semester mulai besok (hari ini-Red) hingga Sabtu (7/1) mendatang," paparnya.

Genangan air di sekolah, lanjut Yunus, sudah terjadi sejak Minggu (1/1) lalu akibat hujan deras dan air kiriman dari Sungai Tenggang. Namun genangan air tersebut tidak sampai masuk ke dalam ruang kelas. Buku-buku di perpustakaan juga tidak ada yang rusak karena telah diantisipasi pihak guru dengan meletakkan di atas lemari sejak seminggu lalu. Sejauh ini, sekolahnya belum pernah mengalami kebanjiran seperti kemarin.

Pemulangan lebih cepat dari biasanya juga terjadi di SDN Tambakrejo 05 yang terletak di Jl Tenggang. Sebab akses menuju sekolah itu juga tergenang air yang cukup tinggi. Selain itu, sebuah sungai yang terletak tak jauh dari sekolah tersebut airnya meluap sehingga rata dengan jalan dan hampir tak terlihat seperti sungai. Menurut penjaga sekolah, Ruslan, siswa hanya mendapat pelajaran setengah hari dengan pertimbangan faktor keamanan. Saat Suara Merdeka tiba di lokasi, halaman depan dan belakang sekolah berlantai dua itu masih tergenang air. Padahal sekolah itu telah ditinggikan lebih kurang 40 cm dari jalan utama.

Kasubdin Dikdas Dinas Pendidikan Kota Semarang Drs Yuarita MPd yang mendengar laporan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Gayamsari Pudjiono Wasis mengenai tergenangnya sekolah di Tambakrejo, segera melakukan inspeksi. Menurut Yuarita, apa yang dilakukan pihak sekolah yakni memulangkan lebih awal siswanya dirasa suatu tindakan yang tepat.

"Kalau para siswa tak segera dipulangkan malah berbahaya, karena jalan menuju lokasi sekolah tertutup air dan sama rata dengan sungai, sehingga bisa membahayakan keselamatan siswanya," tuturnya. Meski demikian, dia berharap mulai hari ini (3/1) KBM di semua sekolah tersebut bisa berjalan normal kembali karena akan berlangsung ulangan umum semester.

Menurut dia, ulangan tersebut merupakan hak sepenuhnya pihak sekolah. Hal senada dinyatakan Kepala SDN Ngesrep 02, Endang. Menurutnya ulangan itu merupakan tes biasa untuk menjajaki kemampuan siswa-siswi. Di sekolahnya, ulangan diadakan mulai Senin (2/1) hingga Sabtu (7/1) mendatang dengan dilakukan sendiri dan di bawah koordinasi gugus setempat. (sjs-44v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA