| Selasa, 03 Januari 2006 | SEMARANG |
Tabrak Rambu, TewasSEMARANG - Kecelakaan yang merenggut nyawa pengguna jalan, kemarin terjadi di Jl Setiabudi, tepat di depan markas Batalyon Infanteri 401/Banteng Raiders. Iswandi (39), seorang pegawai negeri sipil (PNS) salah satu instansi pemerintah di Semarang, tewas, setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak traffic cone (rambu-rambu pembatas jalan berbentuk kerucut dan berwarna oranye), yang dipasang berjejer di tengah jalan. Warga Jl Karangrejo II Srondol Wetan RT 4 RW 7 itu meninggal dengan luka parah di kepala. Kendaraannya, motor Yamaha Jupiter H-6577-GZ, rusak di beberapa bagian. Kecelakaan itu juga mengakibatkan seorang pengendara motor lainnya, Mintarso (45), warga Jl Ngesrep Timur VI Banyumanik, luka-luka. Motor Sumo H-3918-GW, yang dinaiki Mintarso, dari arah berlawanan menabrak tubuh Iswandi, lalu oleng, dan terjatuh. Mintarso dilarikan ke dokter, namun kemudian diperbolehkan pulang. Sementara itu, jenazah Iswandi dibawa ke kamar mayat RS Dr Kariadi. Musibah terjadi saat lalu lintas sedang ramai, sekitar pukul 06.30. Menurut saksi, korban melaju dari arah selatan dalam kecepatan tinggi. Diduga, lantaran kurang hati-hati dan karena berjalan terlalu ke tengah, tiba-tiba ketika sampai di lokasi kejadian dia menabrak traffic cone. Empat traffic cone, yang berjejer di atas garis marka tengah jalan itu, terpental berhamburan. Korban jatuh bergulingan bersama motornya hingga ke ruas jalan di sebelah timur. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul motor yang dinaiki Mintarso, langsung menabrak tubuh korban. Mintarso tak bisa menguasai laju kendaraannya, hingga terjatuh. ''Korban tewas di lokasi kejadian. Kepalanya luka parah, karena berturut-turut membentur aspal dan kemudian tertabrak motor dari arah berlawanan,'' tutur Heri (32), seorang warga yang ikut menggotong jenazah ke tepi jalan. Aparat Satlantas Polres Semarang Selatan datang ke lokasi dan membawa jenazah ke kamar mayat. (G3-37h) |