| Selasa, 03 Januari 2006 | BANYUMAS |
Kakak Beradik Tewas Tenggelam
BANJARNEGARA- Dua orang kakak beradik lain ibu, Arif (23) dan Amir (17), warga Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara diduga tewas tenggelam dengan cara melompat ke tengah aliran Sungai Serayu. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/1) sore sekitar pukul 16.00 itu pun menggemparkan warga. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya mereka sempat menenggak minuman keras bersama teman-temannya di komplek pasar Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh. Tak jelas sebabnya, dalam keadaan mabuk, Arif dan Amir terlibat cekcok yang kemudian berlanjut menjadi adu jotos. Tak lama kemudian, Amir terdesak dan lari ke arah jembatan gantung yang menghubungkan Bandingan dengan Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo. Melihat lawannya lari, Arif pun lantas mengejarnya. Ketika sampai di tengah jembatan, Amir yang ketakutan itu langsung saja melompat ke Sungai Serayu. Tubuhnya pun terseret aliran sungai yang pada musim hujan ini mengalir deras. Merasa Bersalah Kejadian itu membuat Arif dan teman-temannya panik. Bersama warga setempat mereka berusaha menolong Amir dengan mencarinya di sepanjang aliran Sungai Serayu. Namun, Amir tak kunjung ditemukan. Menghadapi situasi itu, Arif pun panik dan merasa bersalah. Untuk melampiaskan kekesalan, dia sempat memukul seorang temannya. Yang lebih mencengangkan lagi, Arif secara spontan terjun ke aliran sungai menyusul adik tirinya. Melihat kejadian itu, teman-temannya dan warga hanya bisa terbengong. Kapolres AKBP Drs Yudi Amsyah melalui Kapolsek Sigaluh AKP Larasno mengatakan, pencarian terhadap kedua pemuda itu terus dilakukan hingga malam. Sejumlah warga yang berdatangan dengan mobil truk dan pikap juga turut mencari di sepanjang aliran sungai hingga pukul 23.00. Namun hingga kemarin kedua pemuda tersebut belum ditemukan. (mos-55n) |