| Senin, 02 Januari 2006 | OLAHRAGA |
Dua Uji Coba Lagi sebelum KompetisiSEMARANG- Sebelum memainkan pertandingan perdana di ajang Kompetisi Liga Djarum 2006 pada 15 Januari lawan Persib di Bandung, PSIS akan menggelar dua kali uji coba lagi. Pelatih Sutan Harhara ingin memantapkan taktik, komposisi dan mental bertanding anak-anak asuhannya. Tim yang akan dijadikan lawan tanding adalah klub lokal. ''PSIS masih butuh dua uji coba lagi. Maksimal, tim yang dihadapi nanti seperti Semarang FC. Itu hanya untuk mematangkan penampilan saja,'' ungkap asisten pelatih Bonggo Pribadi. Dipilihnya tim lokal anggota PSIS dimaksudkan untuk menghindari pemain cedera. Saat ini saja sudah tiga pemain Mahesa Jenar cedera. Mereka adalah Gustavo Hernan Ortiz yang, Indriyanto Nugroho dan Julian Kusuma. Ortiz mengalami bengkak pada engkel kaki kanannya setelah diganjal pemain belakang Persiku Kudus pada pertandingan uji coba Kamis (29/12) lalu. Sedangkan jari tengah tangan kiri Indriyanto Nugroho retak setelah tabrakan dengan Idrus Gunawan dalam latihan. Julian Kusumah mengalami sakit claviz pada telapak kaki kanannya sehingga harus dioperasi. ''Kompetisi tinggal sekitar dua minggu lagi. Kami harus hati-hati memilih tim untuk latih tanding agar pemain tidak mudah cedera,'' kata mantan kapten tim PSIS itu. Latihan Fisik Lebih lanjut Bonggo mengemukakan di dua pertandingan uji coba lawan Persiku dan Semarang FC, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan memang sudah memperlihatkan permainan yang solid. Cara main yang diinginkan Sutan Harhara sudah dapat dipahami oleh pemain. Selain itu, gambaran komposisi pemain inti pun sudah semakin jelas. Meski demikian, ada beberapa kelemahan dan kekurangan yang harus segera dibenahi. ''Evaluasi terhadap tim terus kami lakukan. Itu untuk membenahi kelemahan dan kekurangan,'' ujar mantan pemain Pelita yang akrab disapa Bogel ini. Setelah libur tahun baru, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan akan kembali berkumpul Selasa (3/1) pagi besok dengan materi latihan fisik yang dipimpin oleh Djanu Ismanto. Latihan tersebut untuk menjaga dan meningkatkan kondisi pemain. ''Saat ini kondisi pemain sudah mencapai sekitar 80 persen. Tentu saja, itu harus terus dijaga sampai kompetisi di mulai,'' tutur Djanu, Ketua Jurusan Ilmu Keolahragaan FIK Unnes itu. ''Kondisi pemain akan kami tingkatkan setahap demi setahap agar bisa mencapai tingkat 95 persen di pertengahan putaran kedua. Jika lolos ke babak delapan besar atau final nanti, mereka bisa mencapai kondisi puncak,'' tambahnya.(H13-22) |