| Senin, 02 Januari 2006 | SEMARANG |
jajah desa milangkoriSarasehan Forum LMDHGROBOGAN - Setidaknya 350 orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah Perhutani KPH Purwodadi mengadakan sarasehan bersama dengan Bupati Grobogan H Agus Supriyanto dan Adm/KKPH Puwodadi Ir RM Widianto MForSci. Acara berlangsung di lokasi pemandian Jatipohon Kecamatan Grobogan, Sabtu (31/12). (H3-37) Tahun Baru di Kampoeng Kopi Banaran BAWEN- Sekitar 300 orang dari Kota Semarang dan sekitarnya mengikuti acara Tahun Baru 2006 bernuansa alam kebun kopi di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (31/12) malam. Selain menggelar acara pesta kembang api dan pentas musik yang dibawakan oleh Intro Band (Salatiga), digelar pula Seminar Feng Shui oleh Linda Kusuma Effendy SE MM (UKSW Salatiga). Panitia juga membagi door prize kepada peserta. (H2-37) Darokim Tewas Bunuh Diri UNGARAN - Darokim (52) warga Desa Krajan RT 04/RW II Banyukuning, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (29/12), ditemukan tewas di rumahnya. Diperoleh informasi, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya sendiri dengan sabit. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku karena frustrasi penyakit lama yang dideritanya tak kunjung sembuh. (H14-56v) Warga Tuko Tewas Gantung Diri GROBOGAN - Basir Baskoro (46), warga Dusun Krajan Lor, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali plastik di belandar dapur rumahnya, Kamis (29/12). Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dari muspika dan petugas puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Jenazah dimakamkan di pemakaman setempat. (H3-44v) 1.711 Botol Miras Dimusnahkan KENDAL - Sebanyak 1.711 botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis, Jumat (30/12), dimusnahkan aparat Satpol PP Setda Kendal. Pemusnahan ribuan botol miras hasil operasi Satpol PP pada 21-24 Desember lalu itu, di tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Magangan, Kecamatan Ngampel, Kendal. Botol miras yang rata-rata berkadar alkohol di bawah 15% tersebut, merupakan hasil razia di lima kecamatan. Yaitu, Kota Kendal, Pegandon, Weleri, Rowosari, dan Pageruyung.(G15-56v) |