| Senin, 02 Januari 2006 | SEMARANG |
Pesta Kembang Api Awali Tahun BaruSALATIGA- Ribuan warga Kota Salatiga dan sekitarnya, memenuhi Lapangan Pancasila, menyaksikan pentas musik bertema Djarum Super Night Party to 2006, menjelang pergantian tahun. Acara yang menampilkan puluhan artis lokal Jateng itu, dilanjutkan dengan pesta kembang api saat detik-detik memasuki tahun baru. Meskipun hujan turun sejak sore, tidak mengurungkan niat para pengunjung. Bahkan, mereka rela berdesak-desakan di tengah lapangan yang becek untuk mendekati panggung. Membanjirnya pengunjung yang datang hingga membeludak ke jalan raya di pinggir lapangan, mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. Penonton yang terdiri atas anak muda itu puas dengan penampilan para artis dalam menyanyikan berbagai aliran musik dangdut, rockp Pop, dan R&B. Mereka diiringi grup Sweet Seventeen dari Solo dan Just Man asal Kota Salatiga. Penonton yang tidak bisa mendekati panggung dapat menyaksikan melalui dua buah layar raksasa di kanan dan kiri panggung, serta sebuah layar tepat berada di atas panggung. Saat detik-detik pergantian tahun, Wali Kota Salatiga H Totok Mintarto beserta muspida, ikut tampil di atas panggung bersama-sama meniupkan terompet dan menyaksikan pesta kembang api. Di Ungaran Semarak pergantian tahun dengan tema acara yang sama, juga berlangsung di Kota Ungaran. Meskipun hujan terus mengguyur sejak sore, tidak membuat keinginan para penonton mendatangi Alun-Alun Mini Ungaran. Grup band Kassanova yang beralirkan hip hop dan grup band lokal Kassa asal Ambarawa, menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang umumnya anak muda. Puncak acara digelar pesta kembang api. Di Grobogan Hujan deras yang mengguyur wilayah Grobogan sejak sore hingga malam hari membuat detik-detik pergantian tahun tak semeriah tahun sebelumnya. Sebagian besar masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru, melakukan konvoi dan menyaksikan pertunjukan musik dangdut dan kembang api di Alun-alun Purwodadi. Sebelumnya, warga sekitar Jalan P Tendean Purwodadi, dikejutkan dengan kedatangan anggota Sabhara dan Satreskrim Polres Grobogan, terkait dengan laporan mengenai penemuan benda mencurigakan di selokan, dekat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purwodadi. Diduga benda terbungkus tas kresek warna hitam putih itu mayat bayi. Namun, setelah diperiksa ternyata bangkai anjing. (H2,H14,H3-37) |