logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Januari 2006 SEMARANG
Line

Didoping dengan Gula Jawa

  • Gajah Tinjomoyo Boyongan

SEMARANG- Dua gajah penghuni Taman Margaraya Tinjomoyo, Jumat (30/12) malam lalu, dipindahkan ke Kebun Binatang Wonosari, Kecamatan Ngaliyan. Kedua gajah yang bernama Sekar dan Guntur, dipindahkan dengan cara berjalan kaki, menempuh rute Tinjomoyo-Sampangan-Pamularsih-Kalibanteng-Siliwangi-Wonosari.

Sepanjang perjalanan, masyarakat yang dilewati ''arak-arakan'' itu menyambut dengan antusias di tepi jalan.

Pemindahan dilakukan dengan berjalan kaki karena gajah betina yang bernama Sekar trauma naik truk. Gajah asal Lampung itu pernah memperoleh pengalaman buruk, saat dipindahkan dengan truk. Ketika itu bak truk yang akan mengangkutnya jebol lantaran tidak kuat menyangga berat tubuhnya.

Suratman, pawang Sekar menuturkan, gajah itu juga tidak berani melalui jembatan kayu di pintu masuk Taman Margaraya Tinjomoyo. Oleh karena itu, pemindahan Sekar dilakukan dengan berjalan kaki menyeberangi Sungai Kaligarang.

Mengingat rute yang cukup panjang, dari Tinjomoyo ke Wonosari, kedua gajah itu memperoleh doping sebelum proses pemindahan dimulai. Doping yang diberikan berupa gula jawa dan buah-buahan, sebagai makanan ekstra penambah tenaga bagi kedua gajah. Selain itu, Guntur dan Sekar diberi obat-obatan dan vitamin.

Dengan pemindahan tersebut, kedua gajah berusia 24 tahun itu menjadi penghuni pertama kebun binatang miliki Pemkot Semarang, yang terletak di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.

Kepala Bonbin Tinjomoyo Kusyanto menjelaskan, kedua gajah tersebut memang hewan pertama yang dipindah ke bonbin baru, sedangkan pemindahan binatang lainnya belum ditentukan jadwalnya.

Saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang tengah mengurus surat izin pemindahan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). "Sampai saat ini, surat izin itu belum keluar. Surat izin itu sangat dibutuhkan dalam proses pemindahan hewan di Indonesia. BKSDA yang bertugas menilai kesiapan lokasi baru dan memastikan bahwa hewan yang dipindah tidak telantar," tuturnya. (H9-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA