| Senin, 02 Januari 2006 | SEMARANG |
Akrobat di Tengah Cahaya LilinSEMARANG- Meski Kota Semarang diguyur hujan semalaman, tak menyurutkan minat masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2006 dengan penuh kesan. Suasana oriental dengan diterangi cahaya lilin menghiasi Ballroom Alam Indah, di Jl Setiabudi 12-14. Ruangan berkapasitas 600 orang itu pun terlihat fantastis sekaligus romantis. Acara yang dimulai pukul 20.30 tersebut diawali dengan penampilan penyanyi Tammy Zainan dari Jakarta dan suguhan menu makan malam istimewa, yakni udang sisik naga dan bebek pak cen seafood, yang membuat perut penonton langsung terpuaskan. ''Dua menu ini merupakan andalan Restoran Alam Indah untuk tahun 2006,'' kata Agus Susanto, pemrakarsa acara. Tepuk tangan langsung terdengar, saat empat gadis cantik, pemain akrobat asal Chung Qing, China, muncul di atas panggung. Pengunjung pun terpana dengan kelincahan berbagai atraksi gadis-gadis berusia 10-18 tahun itu. Dengan mengendarai sepeda roda satu, tatanan mangkuk-mangkuk yang disusun sedemikian rupa meluncur mulus dari lemparan kaki pemain satu ke kaki pemain lain. Belum hilang kekaguman terhadap permainan mangkuk, muncul gadis mungil yang dengan lincahnya terus berputar-putar dari kaki ke kepala bagaikan kaki seribu. Gadis cilik berkostum biru itu pun bisa menjelma menjadi gadis plastik, melingkar seperti bola yang dengan lincah dilempar ke atas lalu diterima oleh kaki pemain lain. Semua suguhan menakjubkan dari empat pemain akrobat China itu dinikmati dalam temaram cahaya lilin. Tepat pukul 00.00, pengunjung yang berjumlah lebih dari 85% dari kapasitas ruangan itu larut dalam kegembiraan menyambut tahun 2006, sambil menikmati suguhan kembang api berdurasi 30 menit. ''Dari atas ballroom ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Semarang secara utuh. Inilah keunggulan kami di Alam Indah. Ruangan ini juga sering dijadikan tempat untuk merayakan ulang tahun, pernikahan, dan rapat-rapat,'' tambah Agus. (D2-44s) |