| Senin, 02 Januari 2006 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatKerbau Hilang, Sekeluarga DibakarPATNA - Gara-gara berselisih mengenai kerbau yang hilang, rumah sebuah keluarga di India dibakar oleh musuh mereka. Aksi pembakaran itu dilakukan saat seluruh penghuni rumah tertidur lelap. Lima anak dan seorang wanita tewas terpanggang dalam kebakaran itu. Insiden pembakaran itu terjadi di Kota Raghopur, Negara Bagian Bihar, India timur. ''Rumah mereka dibakar ketika mereka tidur. Hanya seorang pria yang selamat dari aksi pembakaran itu,'' kata polisi Raghopur kepada Reuters. Kota Raghopur terletak sekitar 40 kilometer sebelah tenggara Patna, ibu kota Bihar. Polisi mengatakan telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran itu.(rtr-ben-25) Demam ''Kaki Besar'' di Malaysia KUALA LUMPUR - Demam ''si kaki besar'' bigfoot melanda Malaysia. Media setempat melaporkan, hewan sebangsa kera berkaki besar itu terlihat di hutan Malaysia selatan. Seorang warga suku asli mengaku telah melihat kera setinggi tiga meter itu. Menurut keterangannya, kera bigfoot itu berdiri dengan kedua kakinya di dekat sungai di hutan Negara Bagian Johor. ''Dia mengatakan telah melihat hewan berambut di seluruh tubuhnya itu. Hewan itu mirip gorila,'' kata Hashim Yusoff, direktur Taman Nasional Johor, Minggu kemarin. Hashim mengajak rombongan polisi hutan dan jurnalis ke cagar alam Sungai Madek pekan lalu. Mereka menanyakan warga suku asli di daerah itu mengenai kebenaran kabar kemunculan kera bigfoot tersebut. Dia ingin mengajak ilmuwan untuk membuktikan apakah hewan itu benar-benar ada di hutan Johor atau sekadar khayalan. ''Kami mengumpulkan data mengenai laporan penampakan-penampakan hewan itu,'' tambahnya. (rtr-ben-25) Churchill Ingin Hitler Disetrum LONDON - Pemimpin Inggris pada masa perang dunia, Winston Churchill, ternyata menginginkan Adolf Hitler dieksekusi mati dengan kursi listrik. Informasi itu terungkap setelah arsip-arsip rahasia mengenai Inggris pada masa Perang Dunia II dibeberkan Minggu kemarin. Churchill juga yakin bahwa pengadilan terhadap Hitler dan pemimpin lainnya Nazi Jerman hanya akan menjadi sandiwara politik. Mereka seharusnya dihukum mati secepatnya. Informasi bersejarah itu berasal dari catatan rapat-rapat kabinet pemerintahan Inggris pada masa Perang Dunia II. Dokumen itu secara resmi dibuka oleh National Archives setelah arsip-arsip tersebut berusia 60 tahun. Dokumen-dokumen itu dibuat oleh sekretaris kabinet Norman Brook. Rapat-rapat kabinet Inggris pada masa itu antara lain membahas, apa yang harus dilakukan jika mereka menangkap Hitler. Churchill pada Desember 1942 mengatakan, ''Jika Hittler jatuh ke tangan kita, kita tentu akan membunuhnya. Sebab, dia merupakan biang kejahatan.'' Pemimpin Inggris itu mengatakan, Hitler dapat dieksekusi mati dengan menggunakan kursi listrik dari Amerika Serikat. Hukuman itu mirip yang dialami pemimpin kelompok mafia.(rtr-ben-25) |