logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Januari 2006 EKONOMI
Line

sekilas ekonomi

Kali Ketiga, Unilever Raih Award

JAKARTA-Perusahaan penyedia consumer products, PT Unilever Indonesia meraih peringkat ''hijau'' dalam program Proper (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) dari Menteri Negara Lingkungan Hidup untuk kedua pabriknya di kawasan industri Jababeka dan Rungkut. Peringkat itu diraih untuk kali ketiga.

Direktur Pengembangan dan Komunikasi PT Unilever Indonesia, Muhammad Saleh di Jakarta, Minggu mengatakan, sebagai perusahaan yang mementingkan keselamatan dan pengembangan masyarakat dan lingkungan, Unilever dinilai memiliki standar tinggi, khususnya aspek keselamatan.

Pemeringkatan yang dilakukan tim Proper Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) merupakan salah satu parameter bagi Unilever atas usaha dalam mengatasi perlindungan lingkungan hidup. "Kami gembira berhasil mempertahankan standar yang tinggi sebagaimana tercermin dari peringkat hijau yang diperoleh kedua pabrik tersebut," katanya.

Unilever akan terus melakukan perbaikan agar bisa meraih peringkat ''emas''. Dari sekitar 465 industri yang ikut dalam pemeringkatan tim Proper dari KLH, hanya 23 peringkat hijau yang diberikan, termasuk di antara dua pabrik Unilever. (ant-33)

Summarecon Bangun Mal Rp 130 M

JAKARTA-Perusahaan pengembang terbesar, PT Summarecon Agung Tbk akan membangun mal III Extention di Kelapa Gading dengan nilai investasi Rp130 miliar. Alasannya, bisnis itu dinilai masih sangat menjanjikan. "Pembangunan mall III Extention itu, akan dimulai awal triwulan kedua 2006 yang dananya diperoleh sebagian dari internal dan perbankan," kata Corporate Secretary PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan, mal ini akan dibangun di tanah seluas 12.000 meter persegi dan akan selesai awal 2007. Mal ini diperkirakan akan banyak diminati konsumen seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin berkembang.

Summarecon Agung juga akan membangun mall di Serpong ditanah seluas 40.000 meter persegi yang akan dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama dibangun pada Maret 2006 untuk memenuhi permintaan konsumen yang masih besar.

Perseroan sebelumnya telah mengeluarkan saham baru yang diambil keseluruhannya oleh Valence Asset Limited dengan harga Rp 775 per saham sebanyak 93,67 juta lembar dengan nilai Rp 72,59 miliar. Dengan adanya tambahan modal itu, struktur permodalan yang semula Rp 187,362 miliar terdiri atas 1.873.528.800 lembar saham menjadi Rp 197,72 miliar atas 1.967.204.800 unit saham. (ant-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA