logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Januari 2006 BANYUMAS
Line

Terorisme dan Perampokan Masih Akan Warnai 2006

PURWOKERTO - Tindak pidana terorisme dan perampokan, seperti pencurian dengan kekerasan, diprediksi masih akan mewarnai bentuk-bentuk kejahatan di wilayah Banyumas pada tahun 2006. Teror bom melalui telepon ditujukan ke tempat-tempat keramaian masih akan terus terjadi.

Kapolwil Banyumas, Kombes Pol Drs Prasetyo SH MM, dalam evaluasi akhir tahun kemarin, mengatakan, prediksi itu didasari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara umum, tak hanya di wilayah Banyumas, tetapi juga di lingkungan strategis pada akhir 2005, yang banyak terjadi aksi terorisme. Terorisme menjadi salah satu tindak pidana yang diperkirakan masih akan muncul, karena wilayah Banyumas, yakni Kawunganten, Cilacap, menjadi salah satu sasaran perekrutan anggota kelompok teroris. Seperti Misno, salah satu pelaku bom bunuh diri di Bali adalah warga Kawunganten, Cilacap.

''Tahun 2006 tindak pidana terorisme masih akan mewarnai wilayah Banyumas meski sifatnya berupa teror melalui telepon. Tahun 2005, ada lima hingga enam kasus teror bom, yang ditujukan ke beberapa tempat strategis melalui telepon,'' jelasnya.

Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau yang biasa disebut perampokan, diperkirakan juga akan menjadi tindak pidana yang sering terjadi pada 2006. Curas diprediksi masih akan mewarnai, karena disinyalir para teroris, yang kini kesulitan mendapatkan pasokan dana, akan mencari dana dengan merampok.

Diprediksi, curas akan meningkat juga, karena faktor tingkat kesejahteraan masyarakat yang semakin terpuruk. Rendahnya tingkat kesejahteraan menjadi salah satu faktor penyebab orang berbuat nekat dan jahat.

Sementara itu, untuk kambtibmas di wilayah Banyumas pada tahun 2005, kata Kapolwil, secara umum situasinya kondusif. Jumlah total kasus kriminalnya sebanyak 1.043 kejadian. Jumlah itu meningkat dibandingkan 2004, yang berjumlah 1.019 kasus. Akan tetapi, dari jumlah kasus sebanyak itu, yang bisa diselesaikan pada 2005 mencapai 803 kasus atau naik 2,3 % dibandingkan tahun 2004, yang hanya bisa diselesaikan 764 kasus.

Dari empat polres, yang ada di jajaran Polwil Banyumas, peringkat tertinggi jumlah kasus kriminal berada di Cilacap 366 kasus, disusul Banyumas 361 kasus, Purbalingga 187 kasus, dan Banjarnegara 129 kasus. Penyelesaian kasus Polres Cilacap (343 kasus/93 %), Polres Banyumas (219 kasus/60%), Polres Purbalingga (125 kasus/66%), dan Polres Banjarnegara (116 kasus/89%).

Menurutnya, dari 1.043 kasus kriminal yang terjadi selama tahun 2005, ada 24 buah kasus yang dinilai paling menonjol. Kasus menonjol itu berupa perusakan rumah (2 kasus), curas (8 kasus), teror bom (3 kasus), penemuan bahan peledak (1 kasus), pembunuhan (3 kasus), kebakaran pasar (2 kasus), penculikan (1 kasus), bencana alam (3 kasus), dan penganiayaan berat (1 kasus).

Untuk menekan berbagai tindak pidana, yang masih mewarnai pada 2006, Kapolwil telah meminta kepada seluruh kapolres untuk menggiatkan patroli dan masyarakat untuk berpartisipasi, dengan meningkatkan siskamling. Khusus untuk antisipasi teroris, terutama di objek vital, para pengusaha dan BUMN diminta memasang Close Circuit Television (CCTV) di lingkungan usahanya.

Sementara itu, untuk kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, jumlah kasus pada 2005 ada 75 kejadian atau turun 29 kasus dibandingkan tahun 2004, yang mencapai 104 kejadian. Jumlah korban meninggal tahun 2005 sejumlah 69 orang atau turun sepuluh dibandingkan 2004, yang jumlahnya 79 orang. Korban luka berat juga turun, tahun 2005 ada 47 korban, tahun 2004 terdapat 80 korban. Korban luka ringan tahun 2005 ada 58 korban, tahun 2004 ada 106 korban atau turun 48 korban. Kerugian materi tahun 2005 mencapai Rp 182,335 juta dan tahun 2004 mencapai Rp 532,225 juta.

Pelanggaran lalu lintas tahun 2005 sebanyak 21.038, sedangkan tahun 2004 mencapai 29.976 pelanggaran, dengan jumlah denda tahun 2005 terkumpul Rp 205,578 juta dan tahun 2004 tercatat Rp 257,87 juta. (G23-39h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA