logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 31 Desember 2005 NASIONAL
Line

Tommy Sakit akibat Kecelakaan Tahun 1983

JAKARTA - Kabar simpang siur mengenai perawatan Hutomo Mandala Putra Soeharto atau yang dikenal sebagai Tommy Soeharto di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, akhirnya terjawab. Kepala RSPAD Gatot Subroto Brigjen Djoko Ryadi kemarin memberikan keterangan seputar perawatan Tommy di VVIP 208, Paviliun Kartika. ''Jadi benar Tommy dirawat di sini, sejak Rabu 28 Desember pukul 12.00,'' ungkap Djoko di ruang kerjanya.

Menurut dia, RSPAD memang ingin menjaga privacy Tommy sesuai dengan perintah atasannya. Karena itu, memang ada kesengajaan tidak mengatakan keberadaan Tommy kepada masyarakat. Djoko meminta hal ini tidak dipermasalahkan dan mempersilakan bertanya langsung kepada dirinya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Tommy.

''Sepanjang saya tahu, akan saya jawab. Untuk menjaga privacy yang bersangkutan, kami melarang pengambilan gambar atau wawancara (dengan Tommy-Red),'' tandasnya.

Menurut dia, pengamanan yang ketat membuat RSPAD dipilih untuk merawat Tommy yang masih berstatus sebagai narapidana Nusakambangan. Hal ini pula yang mendasari putra mantan presiden Soeharto dirawat di Pavilium Kartika Ruang VVIP 208.

Menurut Djoko, Tommy dirawat karena kelainan pembuluh darah di otak. Penyebabnya, trauma cacat tulang tengkorak akibat kecelakaan power boat pada 1983. ''Akibat kecelakaan itu, otaknya memar. Walau tidak mengancam jiwanya, cukup mengganggu keseimbangan kesehatan Tommy. Saat ini, kondisinya stabil, bisa jalan sendiri ke kamar mandi. Kalau kambuh, dia langsung ke tempat tidur,'' ungkapnya.

Tommy kini dirawat oleh Djoko (ahli bedah syaraf), Frans Santoso (ahli jantung), dan Sukri Karim (ahli pembuluh darah). Dia diinfus, diterapi, dan harus meminum bermacam-macam obat. Tommy dirawat hingga 2 Januari 2006. (F4-46m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA