| Sabtu, 31 Desember 2005 | NASIONAL |
Rp 68 M untuk Bencana YakuhimoREMBANG - Pemerintah Pusat hingga empat bulan mendatang mengalokasikan dana tak kurang dari Rp 68 miliar untuk tanggap darurat bencana kelaparan di Kabupaten Yakuhimo, Papua. Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) Saifullah Yusuf kemarin mengemukakan, dana itu merupakan tahapan awal dari upaya pemerintah untuk mengatasi bencana kelaparan di wilayah tersebut. ''Setelah tanggap darurat selama empat bulan ini, pemerintah masih akan memberikan dana untuk tahapan pembangunan jangka menengah di Yakuhimo. Pada empat bulan pertama ini, pemerintah telah menganggarkan Rp 68 miliar. Sementara itu untuk tahapan pembangunan jangka menengah, saya belum tahu jumlah konkretnya,'' ungkap Saifullah seusai berkunjung ke Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Leteh, Rembang, kemarin. Gus Ipul mengemukakan, pada tanggap darurat dan pembangunan jangka menengah, pemerintah akan berusaha membuka jalur telekomunikasi dengan yang terpencil itu. ''Daerah Yakuhimo benar-benar terisolasi. Medannya juga sangat berat terdiri atas gunung-gunung dan pulau-pulau kecil. Karena itu, pemerintah akan berusaha untuk membuka jalur telekomunikasi ke sana. Dengan demikian, jika memerlukan kebutuhan makanan mendesak, mereka bisa langsung mengadakan komunikasi bantuan,'' paparnya. Menteri PDT mengatakan, untuk sementara ini pemerintah terus mengirimkan bahan makanan ke daerah itu. ''Selama tanggap darurat kelaparan itu, pemerintah terus memberikan bantuan kepada warga yang menderita kelaparan. Pemerintah akan terus membantu agar Yakuhimo bisa segera terlepas dari musibah itu,'' tandasnya. (moe-29j) |