logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 31 Desember 2005 NASIONAL
Line

Menag: Lia Sudah Keterlaluan

JAKARTA - Menteri Agama Maftuh Basuni menyebut penyebar aliran sesat Kingdom of God, Lia Eden, sebagai keterlaluan. Namun, pihaknya menolak campur tangan karena masalah tersebut sudah menjadi porsi kepolisian.

''Saya kira polisi kemarin sudah melakukan pendekatan-pendekatan sebelumnya, tidak asal comot. Karena sepertinya, Lia Aminuddin sudah keterlaluan,'' ungkap Menag seusai shalat jumat di Masjid At-Taqwa, kompleks Perumnas Klender Jakarta Timur.

Dia menegaskan, pada dasarnya kebebasan beragama di Indonesia dijamin oleh undang-undang selama agama tersebut dijalankan secara benar. Bahkan jika ada yang mempunyai keyakinan tidak benar, asal tidak disebarkan kepada orang lain dan tidak mengganggu kepentingan umum, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

''Kami (Depag) tidak diperbolehkan campur tangan selama sesuai dengan aturan main. Depag bukan polisi atau jaksa,'' ujar Basuni.

Namun, lanjutnya, masyarakat berhak keberatan jika kebebasan beragama itu disalahgunakan. ''Jadi, tolong jangan boleh ada orang yang sembahyang di sini (masjid) jika kiblatnya menghadap timur atau sambil main gitar,'' ucapnya mencontohkan.

Tentang apa yang dilakukan Depag atas munculnya Lia Eden yang mengaku sebagai Malaikat Jibril, Menag menandaskan, hal itu sepenuhnya urusan polisi. (A20-49j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA