| Sabtu, 31 Desember 2005 | MURIA |
Woro WoroMuscab IX Gerakan PramukaBLORA - Bertempat di gedung DPRD, hari ini dijadwalkan pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) IX Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Blora. Berdasar rencana, acara dibuka Bupati Ir H Basuki Widodo. Muscab tersebut untuk memilih pengurus baru. (aiz-54m) Pelatihan Khatib Seluruh Jepara JEPARA - Untuk membangun kesamaan visi, misi, dan peningkatan wawasan para khatib shalat jumat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Jepara, Kamis (29/12) menggelar silaturahmi antarkhatib se-Jepara yang diikuti 100 peserta. Acara yang berlangsung di gedung serbaguna Pemkab itu dibuka Bupati Hendro Martojo. Ketua penyelenggara Mashudi MAg mengatakan, kegiatan serupa akan dilakukan rutin. Saat ini di Jepara terdapat 2.735 khatib sedangkan pelatihan peningkatan kualitas baru menjangkau 14,7%-nya. (H15-54m) PPNSI Rembang Dikukuhkan REMBANG- Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Kabupaten Rembang, dikukuhkan oleh Bupati Rembang H Moch Salim di Pendapa Kompleks Rumah Dinas Bupati. Ketua PPNSI Kabupaten Rembang Abdul Rokhim SE mengatakan, PPNSI akan memiliki dua program utama, yaitu advokasi dan menjadi pendamping bagi petani dan nelayan di Kabupaten Rembang. Dia juga menyatakan pertanian dan perikanan masih memerlukan banyak uluran tangan agar bisa maju berkembang. Khusus untuk perikanan saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan. "Kami berharap setelah pengukuhan ini nanti, kami bisa membantu nelayan untuk melakukan efisiensi bahan bakar yang lebih sebanding dengan hasil tangkapan," ucapnya.(moe-17s) Januari Akreditasi Sekolah Tahap II REMBANG- Ketua Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Kabupaten Rembang Ir Drs H Mudzakir MZ MM mengatakan, pada 2006 akan segera dilaksanakan penetapan nilai akreditasi tahap II untuk TK, SD, dan SMP di Rembang. Standar akreditasi ini, menurut dia, adalah kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh setiap sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan bagi siswa. "Pada 17 Desember yang lalu, kami melaksanakan rapat pleno BAS untuk menetapkan nilai akreditasi 18 SMP dan 14 SD yang sebelumnya dinilai berdasarkan nilai evaluasi diri melalui kunjungan langsung yang dilakukan oleh aksesor terhadap sekolah bersangkutan. Sebelumnya, pada 2004 dilaksanakan akreditasi kepada lima SMP negeri," tambahnya.(moe-17s) |