| Sabtu, 31 Desember 2005 | INTERNASIONAL |
Menteri Penyatuan Korea Selatan MundurSEOUL - Menteri Penyatuan Korea Selatan (Korsel) Chung Dong-young secara resmi mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden Roh Moo-hyun, Jumat kemarin. Chung mengatakan, dia mengajukan pengunduran diri kepada Roh Jumat pagi, demikian laporan kantor berita Korsel Yonhap. Awal pekan ini, dalam suatu wawancara dengan Yonhap, Menteri Penyatuan itu sudah menyampaikan keinginannya untuk keluar dari kabinet untuk aktif kembali di Partai Uri berkuasa. Namun Chung, dalam wawancara tersebut, hanya mengkonfirmasi dia akan kembali ke dunia politik guna membantu partai yang berkuasa. Dia menolak untuk menjelaskan apakah dia akan mencalonkan diri dalam pemilihan pemimpin partai yang sedang menghadapi tekanan itu. Selain itu, media setempat telah melaporkan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat Korsel Kim Geung-tae juga akan mengajukan pengunduran diri dalam waktu dekat utnuk mencalonkan diri dalam pemilihan jabatan tinggi di Partai Uri. Perombakan Kabinet Chung dan Kim ditunjuk sebagai menteri pada Juni 2004 oleh Roh Moo-hyun. Chung pernah menjadi ketua Partai Uri sebelum masuk Kabinet. Partai yang berkuasa tersebut dijadwalkan melaksanakan konvensi internal Februari 2006 guna memilih ketua dan anggota komite kerjanya. Partai itu telah menghadapi tekanan yang terus meningkat untuk melakukan perubahan dari kekuatan luar dan dari dalam jajarannya sendiri. Perubahan itu dipicu kekalahan besar dalam dua pemilihan sela berturut-turut untuk memilih anggota Majelis Nasional. Mantan ketuanya, Moon Hee-sang, terpaksa meletakkan jabatan menyusul kekalahan dalam pemilihan paling akhir pada Oktober. Dalam proses tersebut, partai itu gagal meraih satu pun dari empat kursi yang ada di Majelis. (rtr-gn-25) |