logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 31 Desember 2005 EKONOMI
Line

sekilas ekonomi

Hari Ini, Bongkar Gula Impor Selesai

SEMARANG-Kegiatan bongkar gula impor asal China di Pelabuhan Tanjung Emas, yang sempat menjadi polemik diperkirakan akan selesai, Sabtu (31/12). Gula sebanyak 12.000 ton itu akan dialihkan ke gudang milik PT Perkebunan Nusantara IX. Gula tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, 21 Desember 2005. Pembongakaran sempat tertunda karena menunggu kepastian pungutan Rp 50/kg,

General Manajer PT (Persero) Pelabuhan Indonesia Cabang Tanjung Emas Semarang (PT Pelabuhan), Achmad Barata melalui Manajer Usaha Harwiyono mengemukakan gula asal China itu sempat tertahan di laut beberapa hari. Hal itu disebabkan, dokumen impor barang belum lengkap. Setelah dirapatkan di Pemerintah Provinsi, tak lama dokumen barang bisa diselesaikan. "Setelah itu, kapal bisa masuk ke pelabuhan dan melakukan kegiatan bongkar barang," katanya, di sela-sela penyerahan dana pinjaman lunak bagi 70 usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi mitra binaan PT Pelabuhan di Gedung Diklat BKK Jalan Supriyadi, Jumat (30/12).(G5-59)

Merpati Fokus ke Indonesia Timur

JAKARTA- Walaupun tantangan yang dihadapi masih cukup besar mengingat persaingan bisnis akan semakin ketat. Merpati Nusantara Airlines (Merpati) siap menghadapi Tahun 2006 dengan memanfaatkan banyaknya peluang antar ibu-kota di seluruh wilayah Nusantara khususnya penerbangan di wilayah Indonesia Timur dan Penerbangan Perintis .

Demikian diungkapkan General Manager Secretary Corporate Perusahaan PT Merpati Nusantara Airlines Jaka Pujiyono di Jakarta kemarin. Menurut dia, di akhir tahun 2005 Merpati sudah mendapatkan bantuan dari Pemegang Saham (Pemerintah) yang akan menjadi modal untuk pengoperasian kembali dan penambahan alat produksi (armada) di tahun 2006. Hingga dalam waktu dekat pihaknya akan beroperasi lagi di sejumlah rute yang sebelumnya dihentikan untuk sementara.

"Merpati dapat kembali menjalankan fungsi sebagai public service obligation secara optimal dan memberikan pelayanan yang lebih baik, nyaman dan aman bagi pelanggan," kata Jaka. Ia menambahkan tahun 2006 menjadi awal baru untuk membuktikan bahwa Merpati layak tumbuh dan berkembang di tengah persaingan bisnis penerbangan.(bn-59)

Telkom Raih CSR Award 2005

SEMARANG- PT Telkomunikasi Indonesia Tbk mendapatkan penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) Award 2005 sebagai terbaik kedua untuk bidang usaha jasa (service). Penghargaan ini diselenggarakan oleh lembaga-lembaga berkredibilitas baik dan bersifat independent yang terdiri dari Majalah SWA, PT Surindo Utama, Markplus&Co, dan Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Posisi terbaik pertama diraih oleh Citigroup Indonesia, sedangkan Terbaik Ketiga diraih oleh PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Manager Sekretariat Divre IV Jateng & DIY, Nanan Wiryana, menjelaskan sejak Triwulan IV/2001, Telkom mengelola dana pembinaan usaha kecil yang dialokasikan dari bagian laba Telkom. Dana itu disalurkan kepada mitra binaan melalui Proyek Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) yang saat ini berubah nama menjadi Proyek Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dibawah koordinasi Unit Telkom Community Development Center. Hingga triwulan III/2005, telah disalurkan dana kepada 21.793 mitra binaan di seluruh Indonesia dengan total anggaran sebesar Rp 298,05 miliar.(H10-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA