logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 31 Desember 2005 EKONOMI
Line

Selama 2006 Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM

JAKARTA-Tahun depan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), dan bahkan berusaha keras untuk menurunkan harganya. Hal ini dikarenakan harga minyak dunia sudah mengalami penurunan.

"Kondisi perminyakan dunia saat ini cukup baik, karena harga minyak cenderung turun, kami berusaha tidak akan menaikkan harga minyak pada 2006. Bahkan kalau bisa menurunkannya," papar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro dalam evaluasi akhir tahun sektor energi dan sumber daya mineral , di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, harga minyak dunia pada 2006 diperkirakan tidak akan jauh berbeda seperti yang terjadi pada akhir tahun ini. Asumsi harga minyak dunia menurut APBN 2006 yakni 57 per barel dolar AS. Sedangkan fluktuasi harga minyak dunia berkisar antara 59-61 dolar ASper barel.

"Sekarang ini harga minyak dunia 58 dolar AS per barel dan kondisi ini mendorong industri perminyakan nasional," tuturnya.

Elpiji

Di tempat yang sama Dirut Pertamina, Widya Purnama, pada tahun 2006 mendatang PT Pertamina tidak akan menaikkan harga elpiji. Adapun pertimbangan utama tidak menaikkan harga elpiji adalah agar tidak semakin memberatkan beban masyarakat.

"Meski rugi, kita tidak akan menaikkan harga elpiji selama 2006, " jelasnya.

Dikemukakan, penjualan elpiji mengalami kerugian karena sebagian elpiji masih diimpor dari luar negeri.

Untuk menutup kerugian penjualan elpiji, akan diambil dari keuntungan di sektor lain, seperti pelumas yang memberikan keuntungan cukup besar pada perusahaan. (bn-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA