| Sabtu, 31 Desember 2005 | EKONOMI |
DIPA Rp 204 Triliun Dibagikan 2 Januari 2006JAKARTA- Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp 204 triliun, akan dibagikan secara serentak pada 2 Januari 2006. Departemen Keuangan (Depkeu) akan langsung mentransfer dana ke rekening pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Pembagian DIPA secara serentak ini dimaksudkan supaya tidak terjadi lagi kelambatan dalam realisasi anggaran seperti yang terjadi pada tahun 2005. Demikian dikemukakan Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P Nasution di Jakarta, kemarin. ''Ini momentum supaya semua berdisiplin di dalam melaksanakan jadwal di APBN itu, sehingga DIPA tidak lagi menjadi kendala. Depkeu memroses sekitar 10 ribu DIPA. Pusat memroses sekitar 6 ribu DIPA. Sementara 30 kanwil Ditjen Perbendaharan memroses sekitar lebih dari 4 ribu DIPA,'' paparnya. Ia menjelaskan bahwa pencairan DIPA secara serentak baru pertama kali dilakukan dalam sejarah Indonesia. Pencairan DIPA secara serentak juga dimaksudkan supaya daerah tidak terlalu berat melaksanakan APBD-nya. Ada beberapa daerah yang APBN-nya belum siap disusun, mengingat masih dibahas dengan DPRD. Namun untuk DKI Jakarta, APBN-nya sudah disetujui oleh DPRD.(bn-59) |