SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 29 Desember 2005

WASHINGTON - Amerika Serikat berusaha menjegal suplai materi rudal ke Iran. Washington memberlakukan sanksi terhadap sembilan perusahaan asing yang diduga menjual materi rudal dan senjata kimia ke Teheran. Enam perusahaan asing itu berasal dari China. Dua perusahaan lainnya berasal dari India, dan satu perusahaan dari Austria.

CROSS PLAINS - Kebakaran hebat melanda lahan ladang di Texas dan Oklahoma, Rabu kemarin. Dean Dillard, seorang penduduk, harus berjuang keras menyiramkan api ke rumput belukar yang dilahap api untuk menyelamatkan ibunya yang berusia 72 tahun. Namun, banyak tetangganya tidak semujur dia.

JERUSALEM - Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon. Jet-jet negara Yahudi itu kemarin menggempur basis militan Palestina di Lebanon selatan. Serangan itu dilancarkan hanya beberapa jam setelah sebuah kota perbatasan Israel dihantam tembakan roket, kata pihak militer.

LA PAZ - Presiden terpilih Bolivia Evo Morales mengatakan akan mengurangi gajinya hingga separo kalau saat resmi memegang jabatan presiden bulan depan. Morales mengatakan, kabinetnya akan mengikuti jejaknya. Para anggota parlemen Bolivia juga diharapkan akan memangkas sendiri gajinya.

BAGDAD - Kelompok religius Syiah yang memimpin pemilihan parlemen Irak, Selasa (27/12) mengadakan perundingan dengan para pemim-pin Kurdi tentang siapa yang sebaiknya menduduki 12 jabatan tinggi pemerintahan.

TOKYO - Perdana Menteri Junichiro Koizumi Rabu kemarin mengatakan Jepang sangat ingin menjalin persahabatan dengan China pada 2006. Dia menyadari hubungan kedua negara itu tidak terlalu baik sepanjang tahun ini.

BAGDAD - Polisi Irak menembak mati 20 tahanan di pangkalan militer Bagdad. Peristiwa brutal itu bermula ketika salah seorang tahanan merebut senapan dari tangan penjaga dan melepaskan tembakan.

BRASIL - Tawanan di penjara Urso Branco di Porto Velho, ibu kota Rondonia di Brasil utara, telah menyandera lebih dari 200 pengunjung yang sedang besuk di penjara itu. Peristiwa rusuh itu berkobar sejak Minggu lalu tetapi baru diungkapkan polisi militer Rabu kemarin.

LONDON - Kondisi gigi orang diduga memengaruhi apakah orang itu sukses dalam hidupnya atau tidak. Tim riset dari King's College London menemukan bahwa orang-orang yang memiliki gigi buruk ternyata kurang sukses dalam hidup.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA