logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Eko Kusdiyanto Ngotot ke Jabar

SEMARANG- Pesepaktakraw Jateng Eko Kusdiyanto ngotot pada keinginannya untuk pindah ke Jawa Barat. Bahkan atlet yang ikut mengantarkan Jateng meraih emas PON 2004 tersebut, saat ini sudah berada di Sumedang dalam rangka mengurus administrasi pekerjaan dan menjalani latihan.

''Saya sudah bertekad bulat untuk pindah dari Jateng. Selama di Jateng saya belum juga mendapatkan pekerjaan. Kebetulan ada daerah yang menawari pekerjaan, maka saya terima tawaran tersebut," kata Eko saat dihubungi Suara Merdeka dari Sumedang, kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, dengan alasan dijanjikan pekerjaan, dua pesepaktakraw Jateng yaitu Triaji dan Eko Kusdiyanto berniat hengkang. Namun belakangan Triaji mengurungkan niatnya karena sudah mendapat pekerjaan di salah satu instansi di Jepara dan dipastikan akan kembali menjadi personel sepak takraw Jateng. Sementara Eko Kusdiyanto hingga kini belum mendapatkan pekerjaan.

Menanggapi hal itu, Sekum Pengda Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jateng Hj Siti Retno Farida SE MM mengatakan, tidak mudah bagi Eko Kusdiyanto bisa pindah ke daerah lain. Menurutnya, semua harus melalui prosedur administrasi yang tentu saja harus melalui Pengda, termasuk mengembalikan uang PJP (Pelatda Jangka Panjang) dan transfer atlet. Hal itu yang menurutnya belum dipahami atlet.

''Dalam pekan-pekan ini, kami tetap akan melakukan pendekatan dengan atlet yang bersangkutan. Tentu saja untuk mencari solusi terbaik agar dia tetap di Jateng. Kalau alasannya pekerjaan seperti yang dijanjikan Jabar, kami yakin ada beberapa instansi di daerah Jateng ini mau menerima dia seperti yang diterimakan dari Jabar atau bahkan lebih," tandas Farida.

Farida menyesalkan mengapa berniat pindah ke Jabar? Padahal apa yang dijanjikan dari provinsi itu tidak lebih baik dari apa yang diberikan Jateng selama ini. Apalagi atlet tersebut tercatat sebagai atlet pelatda jangka panjang (PJP) PON 2008 yang setiap bulannya mendapatkan uang insentif yang tentu lebih besar dari uang gaji honorer di Jabar.

"Jangan sampai karena kekecewaan sesaat tidak memikirkan kepentingan lebih luas yaitu Jateng. Apalagi dia dibesarkan di Jateng," lanjut Farida yang juga Humas Bulog Divre IV itu.

Kemungkinan besar Eko didekati Sumedang untuk memperkuat kabupaten tersebut dalam menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar 2006. (knd-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA