logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Desember 2005 SEMARANG
Line

Pembunuh Janda di Klipang Ditangkap

SEMARANG - Pembunuhan terhadap Rumini (67), janda warga Perumahan Klipang Blok O-10 Nomor 6, Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang, akhirnya terungkap. Kemarin (28/12) sore, aparat reserse Polres Semarang Selatan meringkus pelaku berinisial S (47), seorang wanita yang tinggal tak jauh dari kediaman korban, yakni di Blok R perumahan yang sama.

Motif pembunuhan belum diketahui secara tuntas. Namun aparat menyebutkan, hal itu terkait dengan masalah utang piutang antara Rumini dan S. Rumini memang diketahui kerap meminjamkan uangnya kepada sejumlah orang dengan bunga tertentu.

Selain tak bersedia menyebutkan identitas lengkap tersangka, pihak kepolisian juga belum mengeluarkan konfirmasi resmi perihal motif dan kronologi kejadian. ''Tersangka masih kami periksa. Semuanya akan kami beberkan lengkap besok (hari ini-Red),'' janji Kasat Reskrim Polres Semarang Selatan, Iptu Garjita.

Bila memungkinkan, hari ini polisi juga berencana menggelar reka ulang di lokasi kejadian. Tersangka ditangkap di rumahnya kemarin pukul 15.30. Dia langsung dibawa ke Mapolres. Sesampai di kantor polisi, S dimasukkan ruang penyidik dan dimintai keterangan. Wanita itu menutupi mukanya dengan jaket untuk menghindari kamera wartawan.

Sumber-sumber di kepolisian menyebutkan, tersangka sudah mengakui perbuatannya. Sejauh ini ia mengaku membunuh korban lantaran jengkel, sebab Rumini tidak bersedia membubuhkan tanda tangan pada selembar kuitansi piutang.

Diduga, pelaku meminta kuitansi itu sebagai bukti piutangnya sebesar Rp 2,5 juta. Namun korban menolak membubuhkan tanda tangannya. Belum diketahui secara persis alasan penolakan itu.

Dua Pelaku

Pembunuhan itu diduga tak dilakukan sendirian. Tersangka mengaku membunuh korban bersama seorang lelaki. Namun ia tak bersedia menyebutkan identitasnya. ''Orang itu pemulung. Saya tidak tahu namanya. Saya mengajak dia waktu mau datang ke rumah Rumini,'' ujar pelaku seperti ditirukan polisi.

Seperti diberitakan, Rumini ditemukan tewas terbunuh di rumahnya pada Senin (12/12) pukul 19.30.

Jenazah korban ditemukan cucunya, Indri (23), dalam posisi telentang di dekat tempat cucian.

Sebelumnya, pelaku diduga datang dengan maksud meminjam uang Rp 2,5 juta. Dia tak sekali ini saja berutang. Berdasarkan catatan pada sebuah buku milik korban, S diketahui berkali-kali hutang dengan nilai bervariasi, antara Rp 250.000-Rp 500.000. (G3-18d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA