logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Desember 2005 KEDU & DIY
Line

Pernyataan IPCTK Dibantah

KEBUMEN- Pernyataan Ketua Ikatan Penyandang Cacat Tubuh Kebumen (IPCTK) Suryati yang menyatakan bantuan APBD 2006 hanya Rp 3 juta, dibantah keras oleh Bagian Kesra Setda Kebumen.

Menurut Kasubag Kesra dan Pemberdayaan Perempuan Bagian Kesra Setda, Wahyu Siswanti SE, sampai saat ini RAPBD 2006 masih digodok DPRD dan malah mengalami kemacetan. Namun yang diusulkan oleh Bagian Kesra bukan Rp 3 juta, melainkan Rp 5 juta.

Wahyu juga menepis tudingan IPCTK bahwa Pemkab kurang memberikan perhatian. Justru, selama ini pihaknya telah memfasilitasi berdirinya organisasi bagi penyandang cacat itu, sehingga bisa beroperasi. Bantuan dan uluran perhatian juga datang dari Pemerintah Provinsi Jateng.

Apa Adanya

Wahyu meminta pengertian para penyandang cacat akan kesulitan Pemkab. Selama ini sebenarnya Pemkab telah banyak memberikan perhatian ke sejumlah organisasi masyarakat dan sosial. Apalagi, jumlah organisasi itu cukup banyak, sehingga bantuan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkab. ''Namun, kami berharap bantuan ke IPCTK minimal sama dengan yang diberikan kepada penyandang cacat tunanetra atau Pertuni, yaitu Rp 5 juta,'' urainya.

Secara terpisah, Ketua IPCTK Suryati mengakui, setelah dirinya mengungkapkan pengalaman dan kegiatan usaha ke media, banyak mendapat telepon bernada negatif. Namun, dia menegaskan tidak ada maksud untuk menjatuhkan atau sekadar meminta.

Seperti diberitakan, Pemkab Kebumen merencanakan bantuan untuk penyandang cacat tahun depan Rp 3 juta.(B3-39s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA