| Kamis, 29 Desember 2005 | EKONOMI |
Akhir Tahun Ini Tugas PSO Pertamina HabisSOLO-Meski sebagai pemegang Public Service Obligation (PSO) akan habis masa berlakunya akhir tahun ini, Pertamina masih akan menjadi andalan dalam distribusi minyak di Indonesia. Pertamina dengan segala infrastruktur yang dimilikinya masih tetap bisa melayani masyarakat. Staf Ahli Menteri BUMN Ir J Purwono MSi mengatakan hal itu kepada wartawan di Solo, Selasa lalu. Pertamina sebenarnya habis masa berlakunya sebagai pemegang PSO pada November lalu. Tapi karena kompetisi bidang migas di sektor hilir belum berjalan dan di sisi lain Pertamina masih diperlukan untuk mengemban tugas PSO, maka itu diperpanjang sampai akhir Desember 2005. Selanjutnya dikatakan, Kementerian BUMN mengupayakan, walau nanti sudah terjadi kompetisi dalam distribusi BBM, Pertamina diusahakan tidak berhenti sebagai perusahaan yang melayani masyarakat banyak. "Bisa saja ke depan Pertamina dan perusahaan minyak lain, asing maupun nasional, yang melakukan distribusi BBM. Tetapi saya cukup optimistis, Pertamina masih merupakan andalan pemerintah dalam distribusi minyak di wilayah nusantara," katanya. Alasannya, karena Pertamina mempunyai kemampuan distribusi sampai pelosok nusantara. "Itu tidak bisa dipungkiri itu. Mungkin di beberapa kota besar, swasta sudah mulai masuk, tapi kalau sampai pelosok masih Pertamina," katanya. Mengenai kontribusi BUMN yang baru berganti logo itu terhadap APBN, dia mengatakan, cukup besar. Keuntungan Pertamina selama ini cukup besar. Bahkan keuntungan setelah dipotong pajak mencapai belasan triliun rupiah. "Ini menggembirakan dan merupakan sumbangan yang signifikan untuk APBN," ujarnya. (bt-33) |