logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Desember 2005 BANYUMAS
Line

Siswa Tak Mampu Terima Bantuan

CILACAP- Sebanyak 2.403 siswa SMP/MTs dan kejar paket B Cilacap yang tidak mampu, hari ini menerima bantuan dana program retrival Rp 1.581.942.960. Bantuan ini khusus diberikan kepada siswa tak mampu yang saat ini tengah bersekolah di SMP/MTs dan program kejar paket B dengan sistem gratis. Sebab semua biaya, termasuk biaya pendidikan, seragam, dan buku pelajaran, ditanggung dulu oleh sekolah.

''Program bantuan retrival adalah bantuan yang diberikan setelah sebelumnya biaya pendidikan siswa tak mampu ditanggung oleh sekolah masing-masing dulu. Setelah semua urusan administrasi program retrival ini selesai, dana baru diberikan ke sekolah-sekolah yang menerima mereka sebagai murid,'' kata Kabag Kesra Setda Cilacap, Sumaryo atas nama Kasubag Agama Pendidikan dan Kebudayaan, M Wahid Hartoyo.

Wahid menuturkan, penyerahan bantuan pendidikan program retrival itu rencananya dilakukan hari ini (Kamis, 29/12) oleh Bupati Cilacap Probo Yulastoro di Pendapa Wijayakusuma Cilacap.

Dari 2.403 siswa yang mendapat bantuan tersebut, 1.924 merupakan siswa SMP/MTs dan 479 merupakan siswa program kejar paket B. Dana bantuan tersebut akan diserahkan kepala para kepala sekolah dan Penilik Pendidikan Luar Sekolah.

''Penggunaan dana bantuan ini untuk keperluan biaya pendidikan, termasuk untuk sumbangan dana penunjang pendidikan, pakaian seragam, buku, dan alat tulis,'' katanya.

Dari perhitungan yang ada, masing-masing dari siswa tak mampu nantinya mendapat bantuan Rp. 658.320.

Program bantuan pendidikan program retrival sebenarnya sudah ditetapkan sejak Januari lalu. Namun karena untuk mewujudkannya dibutuhkan sejumlah pengurusan administrasi maka baru bisa diberikan hari ini.

Meski jumlah siswa penerima bantuan sudah ditetapkan, masih bisa berubah. (G21-42s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA