| Selasa, 27 Desember 2005 | SALA |
Natal, Bagi Bibit Empon-emponWONOGIRI - Aksi kegiatan bakti sosial dengan membagikan bibit empon-empon secara gratis, ikut menandai rangkaian penyambutan Natal 2005 di Kabupaten Wonogiri. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh pihak Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Wonogiri, yang memberikan bantuan itu kepada keluarga kurang mampu di pedesaan. Bambang Suparto BA dari Gereja Santo Yohanes Rasul Wonogiri mengatakan, aneka bibit empon-empon yang dibagikan secara gratis itu meliputi bibit kunir, jahe unggul, dan lengkuas. Selanjutnya, ujar Bambang, bibit empon-empon itu dibudidayakan di kebun, pekarangan, dan tegalan penduduk. ''Agar kelak warga yang kurang mampu itu dapat ikut memperoleh tambahan panen, dalam rangka meningkatkan perolehan pendapatannya demi menyejahterakan kehidupannya,'' ujarnya. Warga penerima bantuan bibit empon-empon ini berada di Desa Mlokomanis, Kecamatan Ngadirojo, Desa Jlegong, Kecamatan Nguntoronadi, Desa Bubakan di Kecamatan Girimarto, dan warga di Desa Bulukerto, Kecamatan Bulukerto. Empat Romo Pastur tambahan sengaja didatangkan ke Wonogiri untuk memberikan kelancaran pelayanan umat yang akan melakukan ritual misa dan kebaktian Natal di Kabupaten Wonogiri. Tambahan empat pastur sebagai gembala umat Katolik ini terdiri atas Romo Sapto Margono PR dari Semarang, Romo Heru Santosa PR dan Romo Agus Aris PR dari Salatiga, serta Romo Bambang Sutrisno PR dari Muntilan. Kedatangan mereka memperkuat pelayanan umat, di samping mengandalkan Romo Pastur Romendus Sugihartanto PR yang sehari-harinya bertugas memberikan pelayanan umat di Paroki Gereja Santo Yohanes Rasul Wonogiri dan sekitarnya. Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sanggrahan Wonogiri Kota, Soejadi Hadinugroho STh, mengatakan, kegiatan bakti sosial juga dilakukan oleh komunitas umat GKJ. Yakni dengan mengadakan kunjungan dan memberikan bantuan pada orang jompo, mendoakan para umat yang sakit dan membagikan bantuan bahan pangan sembako bagi umat kurang mampu. Aksi bakti sosial dalam rangka perayaan Natal ini dilakukan umat melalui pepanthan (kelompok) mereka masing-masing.(P27-16t) |