| Selasa, 27 Desember 2005 | SALA |
Rp 147 M untuk Rehabilitasi SDSUKOHARJO-Kerusakan Gedung SD cukup parah, sedang dan ringan di Sukoharjo yang mencapai 140 tempat, menjadi pusat perhatian berbagai pihak. Selain pemerintah pusat dan daerah, DPRD Tingkat I Jateng berencana akan mengucurkan dana untuk rehabilitasi SD di Sukoharjo. Untuk mewujudkan bantuan tersebut, sejumlah Gedung SD yang mengalami kerusakan cukup parah ditinjau langsung Wakil Ketua DPRD Jateng, Abdul Kadir Karding. Dua diantara yang ditinjau yaitu SD Negeri 2 Kepuh dan SD Negeri 1 Kemasan Polokarto. Dua SD tersebut diantara 140 gedung SD baik negeri dan swasta yang mengalami kerusakan cukup berat dan belum mendapat dana bantuan baik dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN maupun dana yang berasal dari APBD Sukoharjo tahun 2005. Seperti yang dikemukakan Abdul Kadir Karding, alokasi dana untuk rehabilitasi pembangunan SD di berbagai daerah maupun kota dianggarkan 15 persen dari APBD Provinsi pada Tahun 2006. Sebagaimana yang ditegaskan Pimpinan DPRD Jateng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tersebut, nilai nominal yang digunakan untuk merehabiltasi pembangunan gedung SD berkisar Rp 147 miliar. ''Dana sudah siap dikucurkan pada Januari 2006, tinggal menunggu usulan masing-masing sekolah di setiap daerah yang ingin memanfaatkan alokasi dana bantuan APBD Provinsi yang diperuntukkan untuk rehabilitasi sarana fisik,'' jelas Abdul Kadir didampingi Wakil Bupati Drs Muhammad Toha MSi, Kabag TU Dinas Pendidikan Joko Raino Sigit maupun Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Mulyono Herlambang saat melakukan peninjauan di berbagai SD, kemarin. Abdul Kadir Karding optimis gedung SD di Sukoharjo menjadi salah satu prioritas dengan pertimbangan kerusakan SD yang cukup parah, sedang dan ringan sudah mencapai 140 gedung. Adapun gedung SD yang mengalami kerusakan berat berada di Sukoharjo di bagian selatan seperti Bulu, Weru, Polokarto maupun Nguter. ''Puluhan SD yang berada di daerah tersebut mengalami kerusakan cukup parah karena tanahnya yang tidak stabil,'' jelasnya. (G11-36) |