logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Desember 2005 SALA
Line

Kabur dari RS, Gantung Diri

SRAGEN- Setelah kabur dari RS Yakssi Gemolong, Warsono (35) yang diduga menderita stres berat ditemukan tewas gantung diri. Korban warga Desa Dari, Kecamatan Plupuh, Sragen, itu ditemukan gantung diri di pohon kelapa tepat di belakang rumah Sumarsih (40), kakaknya warga Kalijambe, Sragen. Sumarsih terkejut ketika melihat jenazah yang dikerubuti warga itu ternyata adiknya.

''Sebelum gantung diri, adik saya sempat dirawat di RS Yakssi, tetapi kabur tanpa pamit,'' tutur Sumarsih kepada petugas Polsek Kalijambe. Pelaku berbuat nekat, karena diduga menderita stres berat. Sebelumnya, dia sempat dirawat di RS Yakssi Gemolong, Jumat (23/12). Namun dia pergi dari rumah sakit, Jumat pukul 16.00 tanpa memberitahukan perawat ataupun pihak keluarga. Akibatnya, keluarga korban kebingungan dan berusaha mencari Warsono.

Setelah seharian dicari tidak diketemukan, Sabtu (24/12) pukul 16.30 Sumarsih, warga Kalijambe mendapat kabar adanya orang meninggal akibat gantung diri. Karena lokasi gantung diri di belakang rumahnya, dia berniat mengeceknya. Ternyata yang tewas gantung diri adalah adiknya. Suasana pun menjadi gempar. Para tetangga berusaha merawat jenazah itu sebelum dibawa ke RS untuk divisum.

menurut Sumarsih, sebelum nekat mengakhiri hidupnya, Warsono terlihat seperti orang kebingungan. Masyarakat pun tidak melaporkannya ke polisi, karena dianggap tidak mengganggu penduduk setempat. Namun tanpa diduga, dia diketemukan sudah meninggal karena gantung diri. (nin-36s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA