| Selasa, 27 Desember 2005 | SALA |
Angin Ribut Sapu Puluhan Rumah
KARANGANYAR- Sedikitnya 39 rumah, delapan kandang ayam skala besar serta sebuah sekolah taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Tasikmadu dan Kebakramat Kabupaten Karanganyar menjadi korban angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut, Minggu (25/12) petang lalu. Dari 39 hunian yang berada di Dusun Kebonagung Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu tersebut, empat di antaranya rusak parah. Akibatnya, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah tetangganya. Selain merusak sejumlah bangunan, angin ribut tersebut juga menumbangkan pohon-pohon besar dan memutuskan kabel listrik hingga dusun tersebut gelap gulita selama beberapa jam. "Awalnya hujan deras disertai angin kencang terjadi Minggu (25/12) sore. Kemudian ada angin berputar seperti lisus yang langsung mengangkat genting rumah-rumah yang ada di sekitar sini," ujar Dwi Mulyono, warga RT 4 RW 6 Dusun Kebonagung Desa Suruh, Minggu (25/12) malam lalu. Rumah Mulyono yang terbuat dari bambu tak kalah memprihatinkan. Rumahnya itu miring dan gentingnya habis tersingkap. Malam hari setelah kejadian, keluarga itu pun memilih mengungsi. Apalagi, kabel listrik sempat terputus dan membuat mereka waswas bakal terjadinya arus pendek. Adapun keempat rumah yang mengalami rusak parah yakni milik Bambang Supartono (RT 6/RW 6), Sunardi (RT 6/RW 6), Sadimin (RT 5/RW 6) serta Sumardi (RT 6/RW 6). Separo lebih rumah mereka hancur tertimpa pohon maupun tersapu angin ribut. Rumah milik Sunardi misalnya, hanya ruang tamu saja yang masih utuh. Keenam ruangan serta kamar mandi hancur pada atap dan sebagian dindingnya. Sedangkan rumah Bambang Supartono ambruk atapnya dan temboknya sebagian runtuh. Seluruh barang yang ada di rumah itu sudah tak berbentuk lagi. Kondisi serupa juga dialami Sadimin maupun Sumardi yang separo rumahnya roboh. Sementara itu, peternakan skala besar yang menjadi korban angin ribut di antaranya di Desa Gaum dan Desa Wonolopo di Kecamatan Tasikmadu serta Desa Alastuwa di Kecamatan Kebakkramat. Akibat rubuhnya kandang berukuran besar tersebut, diperkirakan lebih dari 15.000 ekor ayam mati, sedangkan yang lain lepas. Bupati Rina Iriani bersama instansi terkait langsung menuju lokasi dan memberikan bantuan untuk membuat dapur umum. Warga yang rumahnya rusak ringan maupun berat juga dibantu dengan sejumlah uang, makanan dan beras sebanyak 20 kilogram/KK. "Bagi yang rumahnya rusak parah, kami memberi bantuan stimulan Rp 1 juta per keluarga. Kalau yang rusak ringan dibantu Rp 500.000. Sedangkan yang memperoleh bantuan kami data baru sekitar 38 keluarga. Kemungkinan bisa bertambah jika ada data susulan,íí kata Bupati. Ia menginstruksikan agar aparat desa bersama masyarakat mendirikan dapur umum paling tidak selama dua hari untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang terkena musibah. Adapun dari Kodim 0727 Karanganyar serta Polres Karanganyar juga menerjunkan aparatnya masing-masing sebanyak dua peleton (dua peleton sekitar 60 orang-Red) untuk membantu masyarakat yang rumahnya rusak maupun jalanan yang tertutup pohon tumbang. (G18-42) |