| Selasa, 27 Desember 2005 | NASIONAL |
Suhu di Makkah Turun DrastisMAKKAH - Minggu (25/12) waktu Arab Saudi (Senin dini hari waktu Indonesia), kawasan Arab Saudi diterpa angin kencang. Cuaca dilaporkan sangat dingin. Suhu udara juga turun secara ekstrem (drastis) sebagai tanda memasuki musim dingin. Situasi Kota Makkah dan Madinah sejak Sabtu (24/12) sebagaimana dilaporkan wartawan Suara Merdeka Muhammad Ali semalam, diselimuti mendung dan tiupan angin kencang. Bahkan, pada Minggu, di Madinah turun hujan gerimis selama 15 menit. Diperkirakan akan terjadi penurunan suhu yang ekstrem. Suhu di Kota Makkah diperkirakan akan turun dari yang biasanya 22 derajat Celcius menjadi 14 derajat Celcius. Sementara itu, Kota Madinah akan turun dari 14 derajat Celcius menjadi 8 derajat Celcius. Wakil Kepala Daerah Kerja (Wakadaker) Bidang Pelayanan Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Makkah, dokter Barita Sitompul memperkirakan, di hari-hari selanjutnya suhu rata-rata Kota Makkah mencapai 23 derajat Celcius dan paling rendah 14 derajat Celcius. "Penurunan suhu terlihat ekstrem. Ini memang agak terlambat dari biasanya," kata Barita. Wakadaker Bidang Pelayanan Kesehatan PPIH Madinah, dokter Anasrul S Rahman juga mengungkapkan, suhu di Madinah akan menurun tajam. Penurunan suhu ekstrem sudah terlihat. Hari-hari sebelumnya, suhu terendah di Kota Madinah mencapai 14 derajat Celcius. "Malam dan dini hari ini bisa mencapai 8 derajat Celcius," kata Anasrul. Suhu di Madinah selalu lebih dingin dibanding Makkah saat musim dingin. Dengan penurunan suhu ini, jamaah haji Indonesia diminta untuk melindungi tubuhnya dari udara dengan memakai pakaian lengan panjang atau pakaian tebal. Jamaah haji juga diminta selalu menjaga kesehatannya. (dtc-14v) |