| Selasa, 27 Desember 2005 | MURIA |
Kecelakaan Truk Vs InnovaAhli Waris Korban Terima SantunanREMBANG- Suasana haru menyelimuti acara penyerahan santunan dari PT Jasa Raharja kepada ahli waris para korban meninggal akibat kecelakaan di jalur pantura Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Rasmu, istri almarhum Damin, satu dari lima korban kecelakaan antara truk bermuatan 15 buruh garam dan Kijang Innova, itu tak kuasa membendung air matanya saat menerima dana santunan Rp 10 juta. Beberapa istri korban yang ada di ruang pertemuan Satlantas Polres Rembang, Senin (26/12) juga ikut meneteskan air mata. Kasat Lantas AKP Anom Karibianto yang semula lancar dalam memberikan sambutan, mendadak berhenti berbicara. Sepertinya dia terhanyut dalam suasana haru. "Maaf, saya paling tidak tahan melihat ibu-ibu menangis. Apalagi mereka adalah istri para korban kecelakaan," kata Anom, seusai acara tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah truk bermuatan buruh garam bertabrakan dengan Kijang Innova, di Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Senin (12/12). Enam orang tewas, sedangkan sembilan orang luka ringan dan parah. Lima orang meninggal di lokasi kejadian dan seorang lagi yang bernama Bejo, meninggal dalam perawatan di rumah sakit. Sementara itu, santunan untuk delapan korban luka parah belum bisa diserahkan, karena masih menunggu kalkulasi biaya perawatan dari rumah sakit. "Sesuai dengan aturan, korban luka yang menjalani perawatan di rumah sakit mendapat santunan dari PT Jasa Raharja maksimal Rp 5 juta," kata Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Pati, Suhadi yang ikut hadir dalam acara tersebut. Peristiwa kecelakaan yang menyebabkan enam orang tewas ini, kata Anom, disebabkan oleh kecerobohan pengemudi Toyota Innova yang melarikan diri sejak peristiwa itu terjadi. Menurut saksi mata, pengemudi itu mengebut dan menyalip tanpa terlebih dulu memperhitungkan keadaan di depannya. (jl-50s) |