logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Desember 2005 MURIA
Line

Jalan Rusak, Puluhan Pelajar Terlambat Datang ke Sekolah

REMBANG- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Rembang dua hari terakhir ini, semakin memperparah kerusakan jalan pantura yang ada di daerah itu.

Banyaknya ruas jalan yang ambles karena lapisan aspalnya sudah mengelupas, menyebabkan berbagai peristiwa menyedihkan. Seperti yang dialami seorang satpam Taman Rekreasi Pantai Kartini, Maskuri, kini dia harus tergolek di rumah sakit umum (RSU) Rembang gara-gara mengalami kecelakaan akibat disenggol truk yang sedang menghindari lubang.

Sejak jalan pantura di wilayah Rembang bagian timur rusak berat, sudah banyak pemakai jalan yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Untungnya, hingga kini belum ada korban tewas, kecuali menderita luka-luka.

Tak cuma itu, beberapa pengemudi truk harus menghentikan perjalanannya, karena kendaraan mereka mengalami kerusakan (as roda patah) setelah terperosok lubang jalan.

Banyaknya ruas jalan yang mengalami kerusakan juga sempat menghambat proses belajar dan mengajar di sekolah, terutama di tingkat SMP dan SMA. Hal itu bisa terjadi, sejak jalan pantura rusak sering terjadi kemacetan arus lalu lintas. Akibatnya, banyak pelajar yang terlambat datang di sekolah.

Di SMP Sluke misalnya, setiap hari ada puluhan pelajar yang terlambat datang. Pelajar yang tak masuk sekolah juga cukup banyak.

"Pernah terjadi dalam satu hari 70 anak tidak masuk sekolah, gara-gara tak dapat kendaraan," ujar seorang guru di sekolah itu, yang enggan disebut identitasnya.

Sebenarnya, banyaknya pelajar yang terlambat datang di sekolah bukan hanya terjadi di SMP. Di sekolah yang lain juga mengalami hal sama. Bahkan, sekolah favorit pun tak terhindar dari persoalan itu.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Anom Karibianto saat dihubungi membenarkan, kondisi jalan pantura memang rusak berat, terutama daerah Rembang bagian timur.

"Kami sudah melaporkan masalah ini ke Dinas Bina Marga. Tetapi entah kenaapa, hingga kini belum ada perbaikan," ujarnya.

Seperti diberitakan, kerusakan jalan paling parah terjadi di sepanjang jalan Lasem-Kragan. Kondisi jalan di wilayah tersebut rusak berat. Sebab, selain lapisan aspalnya sudah banyak yang mengelupas, tak sedikit ruas jalan yang ambles. (jl-15s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA