| Selasa, 27 Desember 2005 | MURIA |
353 Warga Blora Derita TBCBLORA- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dokter Budhi Tjahjanto MM mewakili Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Lilik Hernanto SKM MKes mengatakan, jumlah penderita baru TBC di Blora tahun ini adalah 353 orang. Namun, berdasar survei nasional, diperkirakan jumlah penderita baru TBC di Blora 964 orang. (Artikel tentang TBC bisa dibaca di hlm 20) Jumlah tersebut, menurutnya, didasarkan pada perkalian jumlah penduduk dengan angka perkiraan penderita TBC baru yang ditetapkan secara nasional. "Kalau didasarkan angka penderita baru TBC, berarti masih banyak warga Blora yang menderita TBC tetapi tidak kami temukan," ujarnya. Untuk mencari penderita baru TBC, pihaknya telah menugaskan seluruh dokter dan petugas medis di puskesmas. Selain menerima data penderita baru, para petugas tersebut turun ke desa untuk mencari penderita TBC. Namun, Lilik mengakui, hasil yang didapat masih jauh dari angka survei nasional yang sudah ditetapkan. Dia pun meminta masyarakat untuk tidak segan melapor jika diketahui ada salah seorang warganya menderita TBC. "Untuk penderita, jangan malu-malu melapor kepada kami. Justru kalau segera melapor, kami bisa langsung memberikan penanganan kepada yang bersangkutan. Kami menyediakan obat TBC di puskesmas secara gratis," imbaunya. Lilik menyatakan angka kesembuhan dari pengobatan itu cukup tinggi, yakni di atas 85%. "Jika berobat secara teratur, kemungkinan sembuh menjadi lebih besar. Jangan ditutup-tutupi." (aiz-50s) |