logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Desember 2005 SEMARANG
Line

Lisus Robohkan Puluhan Pohon

BOJA- Hujan deras disertai angin ribut yang terjadi di wilayah Kecamatan Boja, Kendal, Minggu (25/12) sore, mengakibatkan belasan rumah warga rusak dan puluhan pohon tumbang. Hujan dan embusan angin kencang yang berlangsung kurang dari dua jam itu, juga menyebabkan kerusakan dan robohnya tiang listrik, telepon, serta baliho.

Rumah dinas Camat Boja juga rusak cukup berat, akibat tertimpa pohon mangga. Menurut catatan Kecamatan Boja, bencana tersebut terjadi di tiga wilayah desa, yaitu di Desa Boja, Desa Tampingan, dan Desa Salamsari.

Di Desa Boja, sedikitnya dua rumah rusak berat, dua rusak ringan, serta 15 pohon tumbang. Di Desa Salamsari, angin ribut menyebabkan tiga rumah rusak berat, satu rusak ringan, satu tiang telepon roboh, serta 25 pohon peneduh jalan tumbang. Adapun di Desa Tampingan, diketahui satu tiang listrik roboh serta satu baliho iklan milik sebuah perusahaan sepeda motor tumbang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, angin yang bertiup kencang antara pukul 13.30-15.00 itu, diperkirakan menimbulkan kerugian materi puluhan juta rupiah. ''Angin puting beliung muncul, beberapa saat setelah hujan deras mengguyur wilayah Boja. Selain empasannya cukup kencang, suara angin juga cukup keras terdengar,'' tutur Hartini, warga RT 1 RW 7 Dukuh Penotan, Desa Boja.

Gotong-royong

Pada saat itulah, lanjut dia, dirinya mendengar pohon randu yang berada lebih kurang 10 meter dari rumahnya tumbang. ''Ternyata pohon itu menimpa rumah Pak Hindarto. Rumah ini berdampingan dengan rumah saya. Untungnya, penghuni rumah tidak ada karena pergi ke Semarang.''

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa rumah penduduk yang rusak ringan sudah diperbaiki oleh pemiliknya.

Adapun sejumlah pohon yang tumbang telah dibersihkan dan dipotong-potong dengan gergaji mesin, untuk selanjutnya diangkut dari lokasi.

''Sampai saat ini kami masih mendata besaran kerugian materi yang ditimbulkan dari bencana tersebut. Diperkirakan, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Selain telah melapor ke Pemkab Kenda, kami juga telah menggerakkan warga guna bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan maupun sisa-sisa pohon yang tumbang,'' kata Kasi Tramtib Kecamatan Boja Eko Rahono, kemarin.

Bersama pelaporan musibah itu pihaknya mewakili masyarakat juga berharap Pemkab segera menurunkan bantuan. (G15-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA