logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Desember 2005 SEMARANG
Line

Selalu Kebanjiran, Warga Deras Minta Direlokasi

GROBOGAN - Puluhan warga Dusun Tonjong, Desa Deras, Kecamatan Kedungjati, Grobogan, kemarin mendatangi Komisi A DPRD Grobogan. Mereka meminta supaya direlokasi, karena setiap musim penghujan selalu kebanjiran.

''Setiap musim penghujan 74 kepala keluarga (KK) yang tinggal di daerah kami selalu kebanjiran. Bahkan, beberapa hari yang lalu kebanjiran lagi,'' kata Sutrisno (32), warga Dusun Tonjong, Desa Deras, Kedungjati, saat bertemu anggota DPRD, kemarin.

Dia menjelaskan, selama ini hidup mereka dibayangi rasa waswas. Selama setahun saja mereka terkena banjir hingga 10 kali. Dia mencontohkan banjir yang terjadi pada tahun 2004 lalu. Setidaknya 27 rumah hanyut disapu air. Hal itu karena permukiman penduduk berada di sekitar bantaran Sungai Tuntang.

''Untuk itu, kami berharap direlokasi ke daerah yang lebih tinggi, yakni di wilayah Perhutani desa setempat,'' ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sailun (50), warga setempat. Menurutnya, setiap banjir selalu ada rumah yang roboh. Padahal, rumah tersebut terbuat dari kayu jati. Akibatnya, warga tidak bisa hidup tenang. ''Jika demikian, bagaimana kami bisa membesarkan anak-anak. Andaikan memelihara ayam saja, saat banjir habis karena hanyut terbawa air,'' keluhnya.

Sebenarnya pihaknya sudah mengajukan proposal permohonan relokasi tersebut kepada Pemkab Grobogan maupun Perhutani. Sekarang tinggal menanyakan masalah itu.

Camat Kedungjati Drs Eko Sugiyanto SE MM mengungkapkan, pihaknya sudah memperhatikan permintaan warga Dusun Tonjong. Bahkan, sudah melakukan koordinasi dengan Perhutani. Meski demikian, masalah pertanahan itu kewenangannya hingga pemerintah pusat. ''Pak Bupati sangat peduli dan sudah pernah mengunjungi dusun itu,'' katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Grobogan Drs Supriyatno mengatakan akan berembuk terlebih dahulu dengan anggotanya.

''Jika perlu kami akan mengundang pihak terkait, seperti Bagian Tata Pemerintahan, camat, maupun kepala desa. Jika perlu kami akan meninjau langsung ke lokasi untuk mencari solusi terbaik,'' katanya. (H3-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA