| Selasa, 27 Desember 2005 | INTERNASIONAL |
Bar Terbakar, 26 Orang TewasBEIJING - Pesta perayaan Natal di sebuah bar di Zhongzhan, China berubah menjadi bencana. Bar yang penuh pengunjung itu diamuk api. Sedikitnya 26 orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian itu terjadi Minggu pukul 23.00 waktu setempat. Kota Zhongzhan terletak di bekas koloni Portugis, Makau, di sebelah barat Hong Kong. Menurut kantor berita Xinhua, penyebab kebakaran itu masih diselidiki. ''Bar kecil itu sebetulnya adalah bar ilegal di dalam sebuah restoran,'' kata seorang pejabat kantor propagandan Partai Komunis cabang Zhongzhan. ''Pemilik bar telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan,'' kata pejabat itu. Televisi Pusat China menayangkan kejadian saat regu petugas pemadam kebakaran menembus reruntukan bar itu. Meja kursi di dalam bar terbakar dan jungkir balik berantakan, sebagian besar atap bar itu runtuh. Polisi dan petugas pemadam kebakaran di Zhongsan tidak bersedia memberikan keterangan seputar kejadian itu. Musibah Kedua Zhongshan terletak di kawasan Delta Sungai Mutiara yang sedang mengalami pertumbuhan pesat. Pabrik-pabrik di sepanjang sungai itu merupakan pusat industri manufaktur China yang mendorong kinerja ekspor negeri itu. Stasiun televisi kabel Hongkong memberitakan, terjadi ledakan hebat sebelum api melalap bangunan itu. Polisi kemudian memblokir restoran tersebut dan jalan-jalan di sekitarnya saat serpihan dan reruntukan bekas kebakaran dibersihkan. Kebakaran saat Hari Natal bukan yang pertama kalinya terjadi di China. Pada malam Natal 2000, sebuah kebakaran hebat melanda sebuah diskotik di Luoyang yang penuh sesak pengunjung. Korban tewas musibah kebakaran itu mencapai 309 orang. Sebanyak 23 orang divonis hukuman penjara oleh pengadilan karena dinyatakan bertanggung jawab atas musibah itu. Di antara terhukum, beberapa orang divonis 13 tahun penjara.(ap-gn-25) |